Breaking News:

Berita Kriminalitas

Kejari Bangka Barat Sita Uang Rp252 Juta dari Dua Terduga Korupsi PT BPRS Cabang Muntok

Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangka Barat (Babar) sita barang bukti dari dua tersangka dugaan tindak pidana korupsi PT Bank Pembiayaan Rakyat Syariah

Penulis: Yuranda | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Yuranda
Konferensi pers, Kejari Bangka Barat sita uang sebesar Rp 252 juta, dari dua tersangka dugaan tindak pidana korupsi PT Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Bangka Belitung (Babel) Cabang Mentok, Jumat (30/9/2022) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangka Barat (Babar) sita barang bukti dari dua tersangka dugaan tindak pidana korupsi PT Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Bangka Belitung (Babel) Cabang Muntok.

Adapun barang bukti yang disita oleh pihak kejaksaan dari BPRS Bangka Belitung Cabang Muntok, berupa uang tunai sebesar Rp 252 juta beserta dokumen-dokumen lainnya.

Kedua tersangka saat ini sudah ditahan atas dugaan tersebut yakni, IIS merupakan nasabah di PT BPRS, dan HF menjabat sebagai marketing di PT BPRS Cabang Muntok, Bangka Barat.

Baca juga: Pak Kadus Tewas Saat Bersama Wanita Open BO, Pihak Hotel Bantah Jadi Tempat Prostitusi

Baca juga: Pj Gubernur Babel Sebut Penanganan Covid-19 Masih Jadi Perhatian Beriringan dengan Pemulihan Ekonomi

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bangka Barat Wawan Kustiawan, saat konferensi pers di Kantor Kejari Bangka Barat pada Jumat (30/9/2022) mengatakan, pihaknya telah menyita barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp252 juta.

"Uang ini diduga digunakan oleh kedua tersangka tipikor fasilitas pembayaran nasabah dan telah merugikan negara BPRS cabang Mentok pada tahun 2017 lalu," kata Wawan Kustiawan.

Barang bukti yang telah disita ini, nantinya akan digunakan oleh pihak Kejari Bangka Barat sebagai barang bukti saat persidangan.

"Barang bukti tersebut kami sita untuk dijadikan barang bukti nanti pembuktian di persidangan. Selain uang tunai Rp252 juta ada beberapa dokumen lainnya," ungkapnya.

Usai dilakukan penyitaan barang bukti, pihak Kejari Bangka Barat masih menyiapkan dan melengkapi pemberkasan untuk keperluan tahapan persidangan.

"Sebelum ke persidangan, dilimpah ke tahap P2 dahulu dari penyidik ke penuntun umum. Nanti kalau berkas sudah lengkap dan tahap dua sudah dilaksanakan  baru dilakukan penyerahan ke pihak pengadilan," ucapnya.

Konferensi pers, Kejari Bangka Barat sita uang sebesar Rp 252 juta, dari dua tersangka dugaan tindak pidana korupsi PT Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Bangka Belitung (Babel) Cabang Mentok, Jumat (30/9/2022)
Konferensi pers, Kejari Bangka Barat sita uang sebesar Rp 252 juta, dari dua tersangka dugaan tindak pidana korupsi PT Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Bangka Belitung (Babel) Cabang Mentok, Jumat (30/9/2022) (Bangkapos.com/Yuranda)

Dua Tersangka Keluar dengan Rompi Merah

Sebelumnya diberitakan, Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung kembali menahan dua orang tersangka diduga melakukan tindak pidana korupsi PT Bank Pembiayaan Rakyat Syariah cabang Muntok, pada Senin (12/9/2022) sore.

Penetapan kedua orang ini berinisial IIS yang merupakan nasabah di PT BPRS, dan HF merupakan marketing di PT BPRS Cabang Muntok, Bangka Barat, telah dilakukan pada Kamis (8/9/2022).

Kedua diduga melakukan korupsi dengan memanipulasi data dan merugikan uang negara sebesar Rp250 juta.

Diketahui sebelumnya, perkara ini berkaitan dengan kasus yang menjerat kurniatiyah Hanom pimpinan cabang BPRS Muntok, yang melakukan Tipikor dan merugikan negara sebesar Rp5.6 miliar.

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved