Malam Ini Pukul 21.00 WIB Inter Milan Vs AS Roma, Jose Mourinho Incar yang Pertama
Jose Mourinho berharap untuk meraih kemenangan pertamanya dalam kariernya melawan Nerazzurri bersama AS Roma.
Penulis: M Ismunadi CC | Editor: M Ismunadi
BANGKAPOS.COM - Jose Mourinho adalah pahlawan dalam kampanye peraih Treble Inter Milan satu dekade lalu.
Namun, saat ini dia berharap untuk meraih kemenangan pertamanya dalam kariernya melawan Nerazzurri bersama AS Roma.
Pasukan Giallorossi akan menyambangi markas Inter Milan, Stadion Giuseppe Meazza, Milan dalam pekan ke-8 Serie A, Sabtu (1/10/2022) malam ini.
Mourinho pernah menghabiskan dua tahun memimpin Inter dari 2008 hingga 2010.
Pelatih asal Portugal ini sukses membimbing timnya meraih dua Scudetto, satu Coppa Italia, satu Supercoppa Italiana, dan satu gelar Liga Champions.
Karya monumentalnya membuat Inter menjadi tim Italia pertama yang pernah memenangkan Treble di musim 2009-10.
The Special One, julukan Mourinho, tak bisa dibantah telah menorehkan tinta emas dalam buku sejarah klub.
Sepanjang kariernya kemudian, Mou hanya pernah tiga kali menghadapi Inter.
Ketiganya saat dia menukangi AS Roma, dan ketiganya pula berakhir dengan kekalahan: 3-0 dan 3-1 di liga dan 2-0 di Coppa Italia.
Baca juga: Malam Ini Pukul 21.00 WIB Liverpool Vs Brighton, Tambah Salah!
Musim ini, Giallorossi telah memulai musim dengan cukup baik.
Tim Serigala ibu kota ini telah mengemas empat kali menang, dengan sekali seri, dan dua kali kalah untuk duduk di posisi enam klasemen semetnara dengan 13 poin.
Sepertinya itu menjadi modal yang cukup bagi Mourinho untuk memetik kemenangan pertamanya atas Inter malam ini.
Terlebih, di sisi lain, Inter Milan dalam performa yang tak terlalu meyakinkan dibandingkan musim lalu.
Skuat asuhan Simone Inzaghi ini baru mengemas empat kali menang, dengan sisanya berupa tiga kali kalah untuk duduk di posisi tujuh, terpaut satu poin dari Roma.
Aroma dendam juga digaungkan gelandang serang Roma, Nico Zaniolo.
Seperti ditulis Il Corriere dello Sport, gelandang serang berusia 23 tahun ini 'akan mencari balas dendam' melawan Inter, 'klub yang tidak percaya padanya.'
Zaniolo menghabiskan satu musim di sektor yunior Nerazzurri sebelum bergabung dengan Roma sebagai bagian dari kesepakatan pertukaran pemain plus uang tunai yang membuat Radja Nainggolan bergabung dengan Inter pada 2018.
Dia telah berjuang dengan cedera bahu, dan belum mencetak gol dalam empat penampilan di semua kompetisi bersama Roma musim ini.
Duel melawan mantan klubnya ini merupakan momentum tepat bagi Zaniolo untuk membuka keran golnya.
Tapi di sisi lain Inter sedang berjuang untuk bangkit.
Pelatih Inzaghi yang sedang dalam sorotan pasti akan mengerahkan kekuatan terbaik agar Inter bisa beranjak dari posisinya sekarang, dan posisinya sendiri aman.
Mereka punya modal bagus saat bermain di kandang, dengan tak terkalahkan dalam sembilan laga terakhir di Giuseppe Meazza: delapan menang, dan sekali seri.
Sayangnya, kekuatan Nerazzurri masih timpang.
Kini, mereka tanpa gelandang andalan, Marcelo Brozovic yang cedera saat laga internasional.
Peran Brozovic sangat vital untuk keseimbangan tim.
Sejak mulai berkiprah musim lalu, setiap kali gelandang Kroasia ini bermain, Inter meraup kemenangan 69 persen di Serie A.
Tiga kali laga tanpa dirinya, Inter selalu kalah, dengan rata-rata hanya meraup 0.7 poin.
Bomber andalan, Romelu Lukaku juga masih belum fit 100 persen, dan masih berlatih terpisah.
Kabar baiknya, Hakan Calhanoglu kemungkinan sudah bisa kembali merumput. (Tribunnews/den)