Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Pembangunan Infrastruktur Jalan, Pangkalpinang Kucurkan Anggaran Rp37 Miliar

Dana tersebut bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) serta dana alokasi khusus (DAK).

Penulis: Cepi Marlianto | Editor: Tedja Pramana
Bangkapos.com/Cepi Marlianto
Sejumlah pekerja tengah memperbaiki ruas jalan KH Abdurrahman Siddik Kota Pangkalpinang, Jumat (30/9/2022). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Pemerintah Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung mengucurkan anggaran puluhan miliar rupiah untuk melaksanakan pembangunan infrastruktur jalan di daerah itu.

Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pangkalpinang, M Agus Salim mengatakan, pihaknya saat ini telah mulai mengerjakan proyek pembangunan dan perbaikan dan peningkatan jalan yang rusak di daerah itu dengan nilai anggaran Rp37 miliar.

Dana tersebut bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) serta dana alokasi khusus (DAK).

"Anggaran penanganan jalan ini dianggarkan sebesar Rp37 miliar yang bersumber dari APBD dan DAK," kata dia kepada Bangkapos.com, Sabtu (1/10/2022).

Agus mengungkapkan, dana puluhan miliar tersebut kini telah dialokasikan untuk perbaikan puluhan ruas jalan yang ada di Kota Pangkalpinang. Dimana terdapat 59 ruas jalan yang mulai diperbaiki dan dikerjakan.

Kualitas aspal pada puluhan jalan itu sudah mulai rusak disebabkan oleh kondisi usia jalan itu sendiri, air hingga beban kendaraan.

Maka dari itu pembangunan jalan terus dikejar. Hal ini untuk peningkatan infrastruktur jalan yang ada. Dimana pembangunan dan perbaikan jalan itu sudah selayaknya dilakukan.

Dengan begitu dapat mempermudah aksesibilitas agar lebih mudah dijangkau, meningkatkan produktivitas daerah dan mengakselerasi pertumbuhan ekonomi.

"Perbaikan dan peningkatan jalan pada tahun 2022 menyasar 59 ruas jalan di Kota Pangkalpinang. Jadi semua anggaran untuk penanganan jalan dianggarkan sebesar Rp23 miliar dari APBD dan Rp14 miliar bersumber dari DAK," terang Agus.

Di samping itu lanjut dia, perbaikan jalan hanya dilakukan untuk jalan yang berstatus jalan kota. Sedangkan untuk perbaikan jalan yang berstatus jalan provinsi atau jalan negara akan dikoordinasikan ke pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan pemerintah pusat.

Diakui dia, anggaran anggaran untuk pekerjaan jalan ini memang terjadi penurunan jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Hal ini dikarenakan adanya penurunan DAK dari pemerintah pusat dalam hal ini memang terjadi secara nasional.

DAK sendiri sangat penting untuk membantu mendanai kegiatan khusus yang merupakan urusan daerah dan sesuai dengan prioritas nasional.

"Jadi bukan hanya Pangkalpinang saja terjadi penurunan. Dana alokasi umum (DAU-Red) berkurang, DAK juga menurun, dan APBD kita juga demikian, dimana kondisi kita baru recovery (Pemulihan-Red) dari pasca pandemi Covid-19," sebutnya.

Selain itu Agus berujar, ada alasan lain yang membuat DAK bagi Kota Pangkalpinang untuk penanganan jalan menurun pada tahun 2022.

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved