Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Pelat Nomor Kendaraan Putih Belum Diterapkan di Bangka Belitung, Ternyata Ini Alasannya    

Korlantas Polri berencana memberlakukan penggunaan pelat nomor kendaraan berwarna putih disejumlah daerah di Indonesia. Tetapi, aturan baru tersebut b

Penulis: Riki Pratama | Editor: Fery Laskari
bangkapos.com
Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Babel Kombes (Pol) Juang Andi Priyanto. (Bangkapos.com/Riki Pratama) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Korlantas Polri berencana memberlakukan penggunaan pelat nomor kendaraan berwarna putih disejumlah daerah di Indonesia. Tetapi, aturan baru tersebut belum dilakukan, termasuk di Provinsi Bangka Belitung.

Nantinya, semua kendaraan, baik roda dua maupun roda empat kepemilikan pribadi akan menggunakan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) berwarna dasar putih dengan tulisan hitam.

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Babel Kombes (Pol) Juang Andi Priyanto, mengatakan, penggunaan pelat nomor kendaraan berwarna putih belum diterapkan di Babel hingga saat ini.

"Itu belum diterapkan masih menunggu Korlantas Polri untuk meterial dan bentuk sosialisasinya," kata Juang kepada Bangkapos.com, Senin (3/10/2022) di Polda Babel.

Ia mengatakan, belum ada Polda yang ada di Indonesia menerapkan aturan tersebut, termasuk di Bangka Belitung.

"Baru bentuk sosialisasi, dan Polda lain mana ada, mereka belum ada kan. Tetapi apabila nanti diterapkan akan segera kita laksanakan," tegasnya.

Sementara, Kabag Bin Ops AKBP Deddy Dwitya Putra, mengatakan, pihaknya saat ini masih memiliki stok pelat nomor kendaraan hitam yang harus dihabiskan.

"Di Polda Babel belum kami terapkan. Karena di Polda Babel masih ada beberapa stok pelat yang harus dihabiskan. Nanti, kalaupun stok pelat hitam sudah habis, baru kami terbitkan pelat putih sambil menunggu koordinasi dengan korlantas untuk penggunaan teknisnya,"kata Kabag Bin Ops AKBP Deddy Dwitya Putra.

Deddy memastikan, pihaknya akan melakukan sosialisasi terlebih dahulu ke masyarakat sebelum nantinya menerapkan aturan pelat warna putih tersebut.

"Ke depan kami akan sosialisasikan, kapan dan tanggal berapa akan digunakan plat tersebut. Karena itu terkait Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) penggantian plat dibebankan ke pemilik kendaraan," katanya.

Lebih jauh, Deddy mengatakan warna pelat putih yang dikeluarkan oleh Korlantas Polri, merupakan warna khusus, yang mampu dideteksi dan menangkap sinyal-sinyal khusus ETLE.

Kemudian, untuk memudahkan CCTV dan pantauan elektronik lainnya dalam aturan berlalulintas. "Ketika dasar hitam kamera ETLE pun masih bisa sebenarnya mendeteksi. Tetapi diganti plat putih akan lebih jelas, terdeteksi kamera ETLE pagi, siang dan malam, memudahkan kita mengecek plat kendaraan apakah diblur atau dihitamkan," tegasnya.

Ia mengatakan, pihaknya juga bakal menindak kendaraan yang mengganti warna pelat secara manual, atau tidak resmi dari kepolisian.

"Untuk masyarakat sabar, dan jangan menggunakan pelat tidak sesuai atau yang tidak bisa dibaca, dicat sendiri. Jangan seperti itu, apabila ditemukan kami akan mengambil tindakan berupa tilang sesuai ketentuan," ujarnya. ( Bangkapos.com/Riki Pratama)

 

 

 

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved