Breaking News:

Berita Bangka Barat

Komisi III DPRD Bangka Barat Minta Pemkab Dapat Mengelola Langsung Pelabuhan Tanjung Ular

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bangka Barat (Babar), meminta Pemerintah Kabupaten Bangka Barat dapat mengelola Pelabuhan Tanjung Ular.

Penulis: Yuranda | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Yuranda
Pelabuhan Tanjung Ular, Desa Airputih, Kecamatan Muntok, Kabupaten Bangka Barat. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bangka Barat (Babar), meminta Pemerintah Kabupaten Bangka Barat dapat mengelola Pelabuhan Tanjung Ular di Desa Airputih, Kecamatan Muntok secara langsung.

Anggota Komisi III DPRD Bangka Barat Syaiful Fakah mengungkapkan, kalau Pelabuhan Tanjung Ular dikelola langsung oleh Pemkab Bangka Barat banyak keuntungan yang didapatkan.

"Perlu atensi. Satu di antaranya tentang pengelolaan. Kalau dikelola oleh Pemkab Babar melalui BUMD atau apaupun itu, jelas banyak mendapat nilai plus, terutama keuntungan untuk daerah itu sendiri," kata Syaiful Fakah, Selasa (11/10/2022).

Baca juga: Sejumlah Pejabat Pemprov Babel Tampil Romantis bersama Istri saat Pamerkan Baju Adat

Baca juga: Berbekal Rekomendasi PPP, Era Susanto Maju Sebagai Balon Wabup Bangka Tengah, Siap Mundur dari DPRD

Kemudian Syaiful Fakah menyarankan Pemkab Bangka Barat terutama Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Perhubungan (Disperkimhub) Bangka Barat, untuk semaksimal mungkin merencanakan pengelolaannya.

"Kami siap mendukung pemerintah, supaya pelabuhan tersebut dapat benar-benar bermanfaat. Catatan dari komisi III benar-benar dari pihak pemerintah harus bersinergi seperti memberikan support atau mengembangkan pikiran," kata Syaiful Fakah.

Pelabuhan Tanjung Ular, Desa Airputih, Kecamatan Muntok, Kabupaten Bangka Barat.
Pelabuhan Tanjung Ular, Desa Airputih, Kecamatan Muntok, Kabupaten Bangka Barat. (Bangkapos.com/Yuranda)

Ia berharap Pelabuhan Tanjung Ular ini benar-benar menjadi ikon Kabupaten Bangka Barat.

Baca juga: Kacamata Jadi Bagian Gaya Hidup, Bukan Hanya Buat Mata Minus Tapi Dibutuhkan untuk Fesyen

Baca juga: Satpol PP Bangka Barat Jaring Sembilan Anak Punk di Muntok, Dinilai Langgar Perda dan Resahkan Warga

Oleh karena itu pemerintah dan legislatif harus berkerjasama agar pembangunan terbesar di Bangka Barat ini tidak sia-sia.

"Kami menginginkan pelabuhan ini menjadi sebuah ikon Bangka Barat. Pemerintah dan legislatif harus bekerjasama, jangan disia-siakan karena sebuah sumber sebagai Pelabuhan pengumpan sudah di depan mata," ucap Syaiful Fakah.

( Bangkapos.com/Yuranda)

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved