Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Pemprov Bakal Subsidi Transportasi Truk Angkut Bahan Pokok, Akademisi Singgung Bansos Sopir dan Ojol

Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengalokasikan anggaran untuk bantuan subsidi transportasi, diutamakan truk pengangkut bahan pokok.

Penulis: Cici Nasya Nita | Editor: nurhayati
Dok/Bambang Ari Satria
Akademisi STISIPOL Pahlawan 12, Bambang Ari Satria 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengalokasikan anggaran untuk bantuan subsidi transportasi, diutamakan truk pengangkut bahan pokok.

Akademisi STISIPOL Pahlawan 12, Bambang Ari Satria menilai kebijakan subsidi untuk transportasi ini bisa diperluaskan lagi sasarannya.

"Terkait sasaran penerima manfaat bantuan sosial ini ditujukan kepada truk pengangkut bahan pokok perlu ditinjau kembali dan mesti ada perluasan sasaran penerima," kata  Bambang Ari, Rabu (12/10/2022) saat dikonfirmasi Bangkapos.com.

Selain itu, koordinasi lintas sektor dalam menentukan sasaran penerima manfaat bansos transportasi harus menjadi perhatian.

"Misalnya yang terdampak dari kenaikan BBM dari sektor transportasi adalah para sopir angkot dan driver ojek online. Perluasan sasaran penerima manfaat bansos ini harus dipikirkan bukan sebatas transportasi untuk bahan pokok semata," saran Bambang Ari.

Dia tak menampik memang betul, sektor bahan pokok sendiri merupakan salah satu sektor yang terdampak secara signifikan dari kenaikan BBM karena sektor ini membutuhkan logistik yang intensif.

"Besaran bantuan juga harus dijangkar dengan tingkat konsumsi masyarakat terkini, yang namanya bansos inikan sifatnya stimulus dalam artian memberi rangsangan agar daya beli tidak terganggu signifikan," kata Bambang.

Diakuinya, bansos atau subsidi memainkan peran penting dalam situasi yang krisis saat ini dengan melindungi kelompok masyarakat yang paling lemah dari guncangan eksternal sehingga dapat terus melanjutkan hidup dan memenuhi kebutuhan keluarga secara wajar.

Bambang juga menilai kepekaan pengambil kebijakan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dalam membaca situasi dan perkembangan yang terjadi serta kecepatan dalam menganalisa serta mengambil keputusan menjadi hal penting.

"Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung diharapkan mens truktur anggaran menyesuaikan kebutuhan pemulihan ekonomi dan perlu percepatan dalam penyaluran bantuan subsidi," ungkap Bambang.

Pemprov Alokasikan Rp3,3 Miliar

Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengalokasikan Rp3,3 miliar dari Dana APBD dan Dana Insentif Daerah (DID) untuk bantuan subsidi transportasi.

Dengan rincian dari dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD)  Rp350 juta dan DID dari Kementerian Keungan Rp3 miliar.

Hal ini untuk pengendalian inflasi di Bangka Belitung, menyikapi penyesuian kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved