Siapa Shin Tae Yong, Pelatih yang Ancam Bakal Mundur dari Timnas Indonesia, Ini Perjalanan Kariernya

Shin Tae-yong lahir di Yeongdeok, Gyeongbuk, Korea Selatan gemar bermain sepakbola sejak kelas 3 sekolah dasar

Penulis: Vigestha Repit Dwi Yarda | Editor: Iwan Satriawan
IST
Illustrasi Shin Tae Yong 

BANGKAPOS.COM - Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong mendadak mengancam akan mundur sebagai pelatih Timnas Indonesia.

Hal itu dilakukannya apabila Mochamad Iriawan akan menanggalkan jabatnnya sebagai Ketua Umum PSSI.

"Menurut saya, jika Ketua Umum PSSI harus bertanggung jawab atas semua yang terjadi dan mengundurkan diri, maka saya pun harus mengundurkan diri," tulis Shin dalam unggahan di akun Instragram pribadinya, @shintaeyong7777, Rabu (13/10/2022).

Menurut Shin Tae-yong keputusan dirinya tersebut sesuai dengan filosofi sepak bola yang dianutnya bahwa apapun yang terjadi dalam satu tim merupakan upaya dari semua anggota di dalamnya, bukan seorang saja.

Apalagi, Shin menilai bahwa Mochamad Iriawan adalah sosok yang mencintai sepak bola Indonesia dan selalu memberikan dukungan penuh dari belakang.

"Sangat disayangkan nyatanya semua tanggung jawab dialihkan kepada Ketua Umum PSSI. Beliau telah mengembangkan sepak bola Indonesia secara keseluruhan. Dia pasti bisa mengatasi keadaan ini dengan baik," kata pelatih timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2018 itu.

Terlepas dari keinginannya yang menyatakan akan mundur sebagai Timnas Indonesia, seperti apa sosok Shin Tae-yong dan perjalanan kariernya di dunia sepak bola?

Shin Tae-yong lahir di Yeongdeok, Gyeongbuk, Korea Selatan pada 11 Oktober 1970.

Shin Tae-yong memulai gemar bermain sepakbola sejak kelas 3 sekolah dasar. 

Pelatihnya di sekolah dasar mengatakan, bahwa Tae-yong kecil sangat menikmati bermain bola bahkan hingga malam hari.

Saat bermain di kompetisi pelajar, dia memperkuat Sekolah Menengah Teknik Daegu dan meraih gelar pemain terbaik. 

Berkat penampilannya itu, dia lalu dilirik oleh tim sepakbola dari metropolitan, Seoul.

Namun dia memilih tinggal di kampung halamannya.

Selepas dari sekolah menengah, Shin Tae-yong masuk ke Universitas Yeungnam.

Dia memperkuat tim Universitas Yeungnam saat usianya masih 19 tahun.

Pelatih baru PSSI asal Korea Selatan Shin Tae Yong saat ditemui usai penandatanganan kontrak kerja di Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (28/12/2019). Dalam pendandatanganan kontrak itu Shin Tae Yong akan menjadi pelatih Timnas selama 4 tahun kedepan serta mendapat souvenir jersey Timnas Indonesia
Pelatih baru PSSI asal Korea Selatan Shin Tae Yong saat ditemui usai penandatanganan kontrak kerja di Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (28/12/2019). Dalam pendandatanganan kontrak itu Shin Tae Yong akan menjadi pelatih Timnas selama 4 tahun kedepan serta mendapat souvenir jersey Timnas Indonesia (TRIBUNNEWS/JEPRIMA)

Kariernya kemudian melesat hingga memperkuat klub profesional Ilhwa Chunma.

Ilhwa Chunma lalu berubah menjadi Seongnam Ilhwa Chunma, dan saat ini dikenal menjadi Seongnam FC. 

Seongnam menjadi satu-satunya klub sepak bola Korsel yang dibela Shin Tae-yong sejak 1992 hingga 2004. 

Sepanjang karirnya sebagai pemain dengan posisi gelandang serang, dia bermain sebanyak 401 kali dan mencetak 99 gol dan memberikan 68 assist.

Dia ikut membantu timnya meraih tiga kali gelar juara K-League dan satu Piala Liga Korea. 

Shin Tae-yong kemudian mengakhiri kariernya sebagai pemain di klub Australia Queensland Roar pada 2005. Sementara di level timnas, tercatat dia memiliki 14 caps dan mencetak 3 gol. 

Shin Tae-yong diketahui masuk dalam 11 pemain terbaik sepanjang masa Liga Korea atau K-League 30th Anniversary Best XI dalam peringatan 30 tahun K-League pada 2013. 

Pada musim 2009, Shin Tae-yong menjadi manajer tim Korea Selatan, Seongnam, yang juga pernah dia bela saat menjadi pemain.

Pada tahun pertamanya sebagai pelatih, Tae-yong berhasil mengantarkan anak didiknya menjadi runner-up K-League Piala FA Korea.

Selang satu tahun, catatan Tae-yong dan timnya masih bagik. Mereka bahkan menjadi juara Liga Champions Asia.

Sepak terjang Shin Tae-yong di level internasional semakin mentereng saat menjadi pelatih timnas Korea Selatan.

Dia pernah melatih timnas Korea Selatan, baik level kelompok umur maupun senior.

Pada 2017, Asosiasi Sepak Bola Korea Selatan (KFA) meminta Shin Tae-yong melatih tim senior Korea Selatan. Pada babak penyisihan grup Piala Dunia, Son Heung-min dkk. kalah dari Swedia dan Meksiko.

Meski demikian, hasil mengejutkan terjadi pada laga terakhir kontra Jerman.

Di bawah arahan Shin Tae-yong, Korea Selatan mampu menundukkan favorit juara tersebut dengan skor 2-0.

Itulah sedikit profil Shin Tae-yong.

Beberapa tahun kemudian, tepatnya tahun 2019, dia mendapat kepercayaan dari PSSI untuk menjadi pelatih timnas Indonesia.

(Bangkapos.com/Vigestha Repit)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved