Breaking News:

Berita Bangka Selatan

Bupati Bangka Selatan Berduka, Sang Mertua Berpulang Keharibaan Allah SWT

Seperti diungkapkan Riza Herdavid, ketika mendengar kabar sang mertua meninggal dunia dan merasa kehilangan.

Penulis: Adi Saputra | Editor: Tedja Pramana
Bangkapos.com/Adi Saputra
Bupati Riza Herdavid bersama masyarakat ketika mengantarkan jenazah Hj Maisaro ke Pemakaman Desa Airbara untuk dimakamkan, Jumat (21/10/2022). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Bangka Selatan berduka. Pada Jumat (21/10/2022) pagi, Hj Maisaro mertua Riza Herdavid berpulang keharibaan Allah SWT.

Sebelum wafat Hj Maisaro menjalankan ibadah umrah ke Tanah Suci, namun setelah melaksanakan ibadah tersebut dirinya mengalami kelelahan.

Hj Maisaro berpulang kehabiraan Allah SWT tepat di usia 67 tahun dan dikebumikan di Desa AirBara, Kecamatan Air Gegas Bangka Selatan.

Seperti diungkapkan Riza Herdavid, ketika mendengar kabar sang mertua meninggal dunia dan merasa kehilangan.

"Kami merasa sangat kehilangan atas meninggalnya ibunda tercinta ini, mungkin masyarakat bisa menilai. Tapi di mata kami keluarga beliau adalah sosok yang baik dan sabar," ucap Riza ketika ditemui usai pemakaman, Jumat (21/10/2022).

"Terutama berkat keberkahan dari almarhumah, saya kemarin bisa satu helikopter dengan Presiden Joko Widodo. Sebelum meninggalkan kami semua, beliau telah mengangkat derajat anak-anaknya," ujarnya.

Menurut dirinya banyak kenangan-kenangan indah yang dilakukan bersama-sama dengan almarhumah, bahkan dirinya menilai kasih sayang, nasihat serta bimbingan yang diberikan selama hidup sudah seperti orang tua sendiri.

"Terbaiklah pokoknya Almarhuma ini, saya banyak sekali kenangan dan saya anggap seperti orang tua sendiri. Apalagi beliau selalu mendukung kami selama ini, kalau di desa tidak ada duanya beliau. Boleh tanya sendiri sama masyarakat, paling sabar, baik dan ramah," ungkap Riza.

Riza pun menyebutkan dirinya tidak ada mendapatkan pesan dari Almarhumah, akan tetapi sang buah hati anak pertamanya ingin pulang dari pesantren dan ingin menjemput sang nenek dari ibadah Umroh.

"Pesan terakhir tidak ada, hanya entah memang kebetulan atau firasat saja. Anak saya yang sedang berada di pesantren, ngotor mau pulang terutama ingin melihat nenek pulang dari Tanah Suci," sebutnya.

Riza pun meminta doa seluruh masyarakat Bangka Selatan, agar ibunda tercinta diterima Allah SWT dan amal ibadahnya diterima selama masa hidupnya.

"Saya mewakili keluarga besar menyampaikan permohonan maaf, apabila selama semasa hidup beliua melakukan salah atau khilaf mohon dimaafkan," kata Riza.

"Saya mohon doanya agar beliau diterima Allah SWT, semoga amal dan ibadahnya semasa hidupnya diterima Allah SWT," ucapnya.

Sedangkan untuk jenazah telah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum, Desa AirBara, Kecamatan Air Gegas Bangka Selatan.

(Bangkapos.com/Adi Saputra)

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved