Rabu, 6 Mei 2026

Brunei Darussalam

Cara Jadi TKW di Brunei Darussalam, Siapkan Dokumen Penting Ini

Untuk bekerja menjadi TKW tentu saja memiliki persyaratan serta dokumen apa saja yang harus disiapkan

Tayang:
SRIPO/Facebook/Brunei Dot Com 2.0
Suka Cita warga Brunei Darussalam menyambut Hari Raya Idul Adha, Terlihat warganya berkerumun tanpa masker 

BANGKAPOS.COM - Bekerja menjadi Tenaga Kerja Wanita atau TKW adalah impian banyak orang.

Apalagi menjadi TKW di Brunei Darussalam, negara yang masih bisa dibilang berdekatan dengan Indonesia.

Betapa tidak, menjadi TKW dan bekerja di Brunei Darussalam digadang-gadang Anda akan memiliki penghasilan yang terbilang lebih tinggi dibandingkan di Indonesia.

Belum lagi bekerja di negara tersebut tak perlu lagi susah payah untuk mempelajari bahasa dan budayanya lantaran masih gampang dipahami.

Hal itulah yang membuat orang-orang memilih Brunei Darussalam sebagai tempat bekerja.

Namun yang perlu diketahui untuk bekerja menjadi TKW tentu saja memiliki persyaratan serta dokumen apa saja yang harus disiapkan.

Seorang pria di kanal YouTubenya Raden Sangsoko Brunei pun membeberikan persyaratan yang wajib dipenuhi jika ingin bekerja jadi di Brunei. 

Raden mengatakan dokumen pertama yang harus dilengkapi adalah surat kesehatan.

"Syaratnya kalian harus cek kesehatan dulu, badan harus fit," kata Raden.

Jadi TKI di Brunei Darussalam bisa tanpa ijazah, simak apa saja dokumen persyaratannya
Jadi TKI di Brunei Darussalam bisa tanpa ijazah, simak apa saja dokumen persyaratannya (YouTube/Raden Sasongko Brunei)

Usai lolos uji kesehatan baru langkah selanjutnya adalah membuat paspor.

"Setelah lolos barualah membuat paspor, karena paspor adalah dokumen penting untuk kita bawa ke luar negeri," tandasnya.

Setelah itu Raden menyebut jangan lupa untuk menyiapkan Kartu Keluarga atau KK.

Lantas perlu diperhatikan bagi TKI yang akan berprosfesi sebagai sopir untuk menyiapkan Surat Izin Mengemudi (SIM) yang masih berlaku.

"Kalau kalian ingin menjadi sopir di Brunei Darussalam kalian diwajibkan memiliki SIM yang masih berlaku. Bisa SIM A, SIM B atau SIM B2," jelas Raden.

Akte kelahiran pun tak kalah penting untuk disiapkan sebagai dokumen tambahan.

"Harus memiliki akte lahir, kalau mau proses kerja ke luar negeri," imbuh pria berkaus hitam tersebut.

Selanjutnya, dikatakan Raden dokumen yang wajib dimiliki adalah surat izin keluarga.

Surat ini penting sebagai penanda anggota keluarga telah menyetujui calon TKI tersebut untuk bekerja di Brunei Darussalam.

"Kalau sudah berkeluarga maka kalian harus memiliki surat izin keluarga. Jika kalian laki-laki harus meminta izin kepada istri, begitu pula sebaliknya," tandas Raden.

Sementara itu untuk yang belum menikah wajib memiliki surat izin persetujuan dari orang tua.

"JIka masih lajang harus punya izin dari orang tua yang ditanda tangani," kata Raden.

Sisi menariknya di persyaratan jadi TKI di Brunei Darussalam ini adalah soal ijazah yang tak terlalu diperhitungkan.

Umumnya untuk bekerja di luar negeri diperlukan ijazah sebagai dokumen persyaratan.

Namun di Brunei Anda bisa mempergunakan ijazah apapun walaupun hanya sebatas ijazah SD.

"Mau ke Brunei ijazah tak terlalu penting, kalo ke negara lain mungkin ada jenjang minimal,"  beber Raden.

Dia menyebut di Brunei bisa tetap bekerja dengan ijazah apapun, yang mungkin di negara lain memiliki ijazah minimal.

"Di sini mau SD juga bisa kerja, di Taiwan atau Hongkong mungkin minimal ijazah SMA," tandasnya.

Bahkan jika tak memiliki ijazah pun calon TKI tetap dapat bekerja di Brunei Darussalam.

"Di Brunei ada ijazah syukur, nggak ada ya nggak apa-apa," tandasnya.

(Bangkapos.com/Vigestha Repit)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved