Breaking News:

Bupati Anne Rata Mustika Sebut Ada Syariat yang Dilanggar Hingga Dia Minta Cerai Dedi Mulyadi

Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika menuduh Dedi Mulyadi telah melanggar syariat Islam. Alasan itulah yang membuatnya menggugat cerai sang suami.

Editor: Teddy Malaka
Kolase Tribun
Sumber penghasilan dan harta kekayaan Dedi Mulyadi 

BANGKAPOS.COM - Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika menuduh Dedi Mulyadi telah melanggar syariat Islam. Alasan itulah yang membuatnya menggugat cerai sang suami.

Demikian terungkap dalam sidang cerai antara n Anne Ratna Mustika dan Dedi Mulyadi di Pengadilan Agama Purwakarta.

Anne Ratna Mustika mengungkapkan mengapa dia menggugat cerai suaminya.

Diketahui Anggota DPR RI Dedi Mulyadi dan Anne Ratna Mustika menjalani mediasi di Pengadilan Agama Purwakarta pada Kamis (27/10/2022).

Setelah dua kali tidak hadir dalam proses sidang gugatan cerai, Dedi Mulyadi akhirnya hadir di sidang.

Pada mediasi yang diagendakan pada pukul 14.00 WIB tersebut, Anne Ratna Mustika hadir lebih sekitar pukul 13.40 WIB.

Seperti diketahui, Neng Anne sapaan akrab Anne Ratna Mustika, menggugat cerai Dedi Mulyadi.

Neng Anne membeberkan alasan menggugat cerai Dedi Mulyadi.

Neng Anne hanya menyebutkan bahwa Dedi Mulyadi telah melanggar syariat Islam dan peraturan perundang-undangan.

"Yah asalannya sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, karena saya seorang istri dan bergama Islam, tentu saya mengacu ke syariat Islam," ujar Neng Anne.

Bahkan dirinya menegaskan bahwa tidak akan melakukan gugatan cerai bila memang Dedi Mulyadi tidak melanggar syariat Islam.

"Yah jelas lah (melanggar), kalau tidak melanggar saya tidak akan berani ngambil langkah menggugat cerai," ucapnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, kehadiran Dedi Mulyadi dalam mediasi ini membantu dirinya untuk mempercepat proses gugatan cerai yang sedang berlangsung.

"Berharap akan mempercepat proses," ujar Neng Anne saat ditanya mengenai kehadiran Dedi Mulyadi, dikutip dari Tribun Jabar.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved