Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Imbas Harga BBM Naik, Tarif Angkut Penyeberangan Sadai ke Tanjung Ru Naik, Begini Rincian Harganya

Tarif angkut penyeberangan Pelabuhan Sadai, Bangka Selatan ke Pelabuhan Tanjung Rhu Belitung resmi naik per tanggal 1 November 2022. 

Penulis: Cici Nasya Nita | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Cici Nasya Nita
Kepala Bidang Angkutan Pelayaran Dinas Perhubungan (Dishub) Bangka Belitung (Babel), Nadirsyah bersama General Manager PT. ASDP Indonesia Feri (Persero) Cabang Bangka, Christoper Samosir. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Tarif angkut penyeberangan Pelabuhan Sadai, Bangka Selatan ke Pelabuhan Tanjung Rhu Belitung resmi naik per tanggal 1 November 2022. 

Kenaikan tarif angkut penyeberangan rute tersebut menyusul diterbitnya SK Gubernur Nomor 188.44./596/DISHUB/2022.

Kenaikan tarif angkut ini tindaklanjut dari penyesuaian harga atau kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

Kepala Bidang Angkutan Pelayaran Dinas Perhubungan (Dishub) Bangka Belitung (Babel), Nadirsyah mengatakan kenaikan tarif kisaran 13-17 persen sesuai dengan jenis muatan.

"Setiap provinsi lain bervariasi naiknya sedangkan untuk Bangka Belitung juga bervariasi sesuai dengan jenis muatannya," kata Nadirsyah di Kantor Dishub Bangka Belitung kepada Bangkapos.com, Rabu (2/11/2022).

Baca juga: SPSI Desak Pemerintah UMP Bangka Belitung Naik 10 Persen, Siap Aksi Turun ke Jalan Demi Buruh

Baca juga: Kabupaten Bangka Tambah 2 Pasien Positif Covid-19 Hari Ini, Diantaranya Satu Balita di Rawat di RSUD

Lebih lanjut, mengenai kenaikan tarif angkut ini, pemerintah provinsi melalui dishub di kabupaten sudah melakukan sosialisasi kepada pengguna layanan.

"Kami berupaya melakukan sosialisasi, melalui Dishub Bangka Selatan dan UPT di Sadai serta Dishub Belitung dan UPT di Tanjung Rhu," kata Nadirsyah.

Sementara itu, General Manager PT. ASDP Indonesia Feri (Persero) Cabang Bangka, Christoper Samosir menyampaikan catatan penting dalam mempertimbangkan kenaikan tarif angkut ini.

"Bahwa ada pertimbangan kenaikan tarif ini adanya kenaikan harga BBM sebesar 32 persen, karena bahan bakar minyak ini adalah biaya terbesar kita, jadi berpengaruh terhadap biaya pokok produksi," jelas Christoper.

Dia menyebutkan selain kenaikan tarif karena harga BBM, ada peningkatan pelayanan dan fasilitas dalam satu tahun terakhir ini.

"Pertama adanya peningkatan kapasitas muatan, awalnya bisa 9 kendaraan dan 100 penumpang sekarang bisa 20 kendaraan campur dan penumpang itu 300 orang. Hal ini ada penambahan unit kapal yang awal satu unik menjadi dua unit," kata Christoper.

Baca juga: Melalui Program AIK BAKUNG, Riza- Debby Ingin Tuntaskan Empat Program Prioritas

Dia juga membeberkan ketika kenaikan harga BBM beberapa waktu lalu, pihaknya sebagai operator mengalami penurunan produksi hingga 40 persen.

"Jadi Dermaga Sadai kemarin sempat ada perbaikan, jadi kita tidak beroperasi di rute itu, tapi kita beroperasi Pangkalbalam ke Tanjung Pandan. Kalau disampaikan ada kerugian, pada beberapa bulan terakhir itu penurunan dari produksi, dari biaya meningkat. Jadi kami berupaya untuk meningkatkan tarif," katanya.

Berikut rincian tarif lintasan Sadai Kabupaten Bangka Selatan ke Tanjung Rhu Kabupaten  Belitung dari lama ke baru:

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved