Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Siswa SMKN 2 Pangkalpinang Meninggal Dunia Usai Main Sepak Bola, Sempat Dapat Perawatan Medis

Siswa SMKN 2 Pangkalpinang meninggal usai bermain bola. Almarhum jatuh lima menit usai menanduk bola hingga harus dapat perawatan medis.

Penulis: Rizki Irianda Pahlevy | Editor: Novita
Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy
Kabid Olahraga Dinas Pariwisata Kebudayaan dan Kepemudaan Olahraga Bangka Belitung, Harun 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Gusti Suyansyah, siswa SMKN 2 Pangkalpinang meninggal dunia pascabermain sepak bola dalam ajang turnamen Babel Sport Game 2022.

Sebelum menghembuskan napas terakhir, Gusti Suyansyah sempat mendapatkan perawatan insentif di RSUD Depati Hamzah.

Sebelumnya, almarhum bermain saat timnya berhadapan dengan SMAN 1 Namang di lapangan bola GOR Sahabuddin pada Rabu (2/11/2022) sekitar pukul 14.30 WIB kemarin.

Kabid Olahraga Dinas Pariwisata Kebudayaan dan Kepemudaan Olahraga ( Disparbudkepora) Bangka Belitung, Harun saat dikonfirmasi Bangkapos.com membenarkan kejadian yang masuk dalam force majeure.

"Jadi meninggalnya bukan di lapangan, tapi di rumah sakit. Jadi posisinya, yang bersangkutan sedang bermain, dia menerima bola atas dengan heading tanpa ada benturan atau ada lawan, posisi dia lagi sendiri," jelas Harun, Kamis (3/11/2022).

Setelah menanduk bola, lima menit kemudian Gusti Suyansyah pun terjatuh hingga harus mendapatkan perawatan dari tim medis yang telah dipersiapkan pihak penyelenggara Babel Sport Game 2022.

Namun sebelum terjatuh, terungkap korban sempat mengeluhkan kepala pusing kepada sesama pemain di lapangan, akan tetapi tidak memberitahu kepada pihak pelatih.

"Saat dilakukan pemeriksaaan, pemain ini muntah-muntah. Lalu langsung kami rujuk ke RSUD Depati Hamzah, dibawa petugas medis dan pihak sekolah juga. Kalau ambulans kami standby, semua prosedur sudah sesuai standar," tambahnya.

Namun setelah mendapatkan penanganan medis, Gusti Suyansyah pun akhirnya menghembuskan napas terakhirnya sekitar pukul 20.15 WIB.

"Hari ini pertandingan kami hentikan dalam rangka menghormati almarhum. Dari kami, Kadis dan perangkat pertandingan pun turut berduka. Keluarga pun kami sudah bertemu, dan mereka iklhas karena ini juga force majeure," kata Harun. ( Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved