Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Kisah Anak Nelayan Penyandang Disabilitas Jadi Wakil Indonesia di Special Olympic International

Pemuda kelahiran Bangka Belitung ini akan berjuang dalam ajang internasional yang digelar pada Juni 2023 mendatang

bangkapos.com
Alfian saat memegang medali emas di ajang pekan special Olympic Nasional (Personas) 2022 di Semarang, Jawa Tengah, Senin (7/11/2022). (Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy) 

BANGKAPOS.COM - Alfian (19) penyandang disabilitas tuna grahita akan mewakili Indonesia di Special Olympic International cabang renang yang diadakan di Berlin, Jerman. 

Pemuda kelahiran Bangka Belitung ini akan berjuang dalam ajang internasional yang digelar pada Juni 2023 mendatang.

Bukan perjuangan mudah bagi Alfian hingga akhirnya terpilih menjadi wakil Indonesia.

Sebelumnya, Alumni Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Kota Pangkalpinang tersebut bersaing ketat di tingkat nasional dalam ajang pekan special Olympic Nasional (Personas) 2022 di Semarang, Jawa Tengah. 

Dalam pergelaran Personas 3-8 Juli 2022 lalu, Alfian yang turun di nomor 100 meter gaya bebas berhasil menaklukkan lawan dan meraih podium utama. 

Baca juga: Kisah Mahasiswi Tak Menolak Dilamar Dosen Sendiri Meski Beda Usia 12 Tahun, Jatuh Cinta Karena Ini

Baca juga: Uang Koin Rp 500 Gambar Melati Dijual Harga Berapa? Benarkah Segini Nominalnya

Baca juga: Durasinya Lebih Panjang dari Video Gisel, Pemeran Wanita Kebaya Merah Ternyata Seorang Anak Kos

Saat diwawancara Bangkapos.com, Alfian mengungkap perasaan bahagia telah menorehkan prestasi renang yang memang menjadi hobinya sejak kecil. 

"Alhamdulillah bisa mewakili Indonesia, untuk nanti di Berlin melawan berbagai negara agak gugup sih. Tapi Insyaallah bisa meraih hasil maksimal," ujar Alfian, Senin (7/11/2022). 

Alfian menceritakan keterampilan be renang diperoleh secara autodidak.

Masa kecil Alfian sering mengikuti sang ayah yang bekerja sebagai nelayan.

Pengalamannya berbuah manis karena Alfian belajar renang autodidak di sela-sela ayahnya mencari ikan di Desa Penagan.

"Belajar renang sejak kelas 3 SD di kampung, awalnya main-main aja karena sambil ngikut bapak kan nelayan. Main bareng sama-sama teman be renang bareng, makanya sampai sekarang bisa dan suka renang," jelasnya. 

Ingin Beli Rumah 

Dengan prestasi yang membanggakan, terselip cita-cita mulia yang ingin diwujudkan Alfian yang juga pernah, menjuarai Kriya Kayu tingkat SMPLB/SMALB dalam kegiatan lomba keterampilan siswa (LKSN) 2019.

Diketahui keluarga Alfian sampai saat ini tinggal menumpang di rumah kakek.

Halaman
12
Sumber: bangkapos
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved