Berita Sungailiat

240 Pengelola PAUD di Bangka Dilatih PBD dan Platform Merdeka Mengajar

Mulai dari dia datang ke sekolah, menjaga dan melayani anak-anak hingga mengantarkan ke WC dan lainnya, jadi sungguh berat tugas untuk mendidik dan

Penulis: edwardi | Editor: Iwan Satriawan
Bangkapos.com/edwardi
Pemkab Bangka melalui Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga menggelar sosialisasi kelembagaan dan manajemen PAUD perencanaan berbasis data (PBD) dan platform merdeka mengajar (PMM) Kabupaten Bangka 2022 di Hotel Manunggal Sungailiat, Senin (14/11/2022). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pemkab Bangka melalui Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga menggelar sosialisasi kelembagaan dan manajemen PAUD perencanaan berbasis data (PBD) dan platform merdeka mengajar (PMM) Kabupaten Bangka 2022 di Hotel Manunggal Sungailiat, Senin (14/11/2022).

Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bangka, Rozali mengatakan kegiatan ini diikuti 240 orang dari Bunda PAUD Desa/Kelurahan dari 8 kecamatan berlangsung selama 4 hari dari 14-17 November 2022.

"Maksud kegiatan ini sebagai media sosialisasi untuk lebih memahami tentang perencanaan berbasis data dan platform merdeka mengajar pada jenjang pendidikan PAUD," kata Rozali.

Bupati Bangka Mulkan mengatakan menjadi guru PAUD ibarat menjadi orangtua kedua bagi anak-anak kita, di mana harus mengurus mereka seperti anak kita sendiri

"Mulai dari dia datang ke sekolah, menjaga dan melayani anak-anak hingga mengantarkan ke WC dan lainnya, jadi sungguh berat tugas untuk mendidik dan mengajar anak-anak PAUD ini," kata Mulkan.

Dilanjutkannya, sosialisasi ini sangat penting bagi para pengelola PAUD, sehingga pengelola  manajemen PAUD akan lebih memahami Perencanaan Berbasis Data dan Platform Merdeka Belajar.

"Jadi kegiatan ini upaya kita bersama dalam mencerdaskan anak bangsa yang merupakan tanggung jawab kita. Terima kasih kami untuk kepala sekolah dan guru-guru PAUD yang telah mendedikasikan diri mendidik anak-anak yang sungguh tidak mudah," ujar Mulkan.

Ditambahkannya, pemerintah sangat menaruh perhatian besar kepada pendidikan anak usia dini, bahkan sejak dalam masa kandungan akan mempengaruhi kehidupan anak pada tahap selanjutnya.

"Perhatian pemerintah kepada anak-anak, terutama pada 1.000 hari pertama kehidupan itu harus benar-benar diperhatikan. Ini supaya anak-anak kita tidak ada hambatan dalam tingkat kecerdasannya," harap Mulkan.

(Bangkapos.com/Edwardi)

Sumber: bangkapos.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved