Breaking News:

Berita Belitung

Puluhan Kamera Pengintai Dipasang di Kota Tanjungpandan, Sayangnya Semua CCTV Tak Berfungsi

Terdapat puluhan kamera pengintai (CCTV) tersebar di Tanjungpandan, Belitung namun tidak berfungsi.

Penulis: Disa Aryandi | Editor: Fery Laskari
bangkapos.com
Tampak CCTV yang terpasang di Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di simpang terminal Bus Tanjungpandan, Belitung kini sudah tidak berfungsi. (Bangkapos.com/Disa Aryandi) 

BANGKAPOS.COM , BELITUNG -- Terdapat puluhan kamera pengintai ( CCTV) tersebar di Tanjungpandan, Belitung.  CCTV tersebut terpasang di sejumlah pusat keramaian dan ada pula yang terpasang di persimpangan lampu merah kota itu.

Namun sayangnya sejak Januari 2022 lalu kamera pengawas tersebut sudah tidak aktif. Kurun waktu Tahun 2022 ini CCTV tersebut hanya hidup pada Even DMM G20 di Belitung.

Itupun atas permintaan tim pengamanan, lantaran kebutuhan Even DMM G20. Usai even tersebut digelar, CCTV kembali tidak berfungsi alias tidak aktif seperti dua tahun sebelumnya.

"Iya sudah tidak aktif lagi. Aktif hanya saat G20 kemarin dan itu yang membayar dari pihak provider sendiri melalui CSR mereka," kata Kasi Infrastruktur dan Teknologi Interpabilitas Dinas Komunikasi dan Informatika ( Diskominfo) Kabupaten Belitung, Muhammad Sapril kepada Bangkapos.com, Selasa (15/11/2022).

Secara keseluruhan CCTV itu terdata ada 32 titik. Namun 25 titik sebelumnya dibiayai oleh anggaran Pemerintah Kabupaten Belitung, sedangkan sisanya menggunakan dana CSR.

Sedangkan server CCTV itu secara keseluruhan milik Diskominfo Kabupaten Belitung. Organisasi perangkat daerah (OPD) ini tidak bisa mengaktifkan CCTV tersebut, lantaran tidak memiliki anggaran.

"Kalau dua tahun kemarin masih ada anggaran yang disediakan untuk CCTV itu, tetapi sekarang sudah tidak ada lagi. Apalagi itu sifatnya sewa, jadi harus di anggaran dulu," ujarnya.

Ia belum bisa memastikan apakah CCTV itu bisa diaktifkan kembali atau tidak, lantaran tidak ada alokasi anggaran di Diskominfo hingga sekarang.

"Kalau kami bayar lagi ke provider bisa berfungsi lagi, cuma ini tidak ada anggarannya. Tapi mungkin nanti kami akan ajukan untuk kamera sendiri, jadi kalau yang tidak ada jaringannya, kami sewa jaringan nanti," jelasnya.

Ia tidak menampik, hingga sekarang masih ada pihak instansi tertentu maupun warga yang datang ke Diskominfo Belitung untuk meminta rekaman CCTV.

Ada keperluan CCTV antara lain untuk penyelidikan peristiwa kecelakaan, pencurian hingga keperluan lain. Lantaran keberadaan CCTV itu sangat membantu menjaga kondusifitas aktivitas masyarakat.

"Setiap bulan itu adalah orang yang datang ke kantor minta rekaman CCTV. Termasuk pihak kepolisian, baik itu untuk pengungkapan kasus pencurian maupun kecelakaan," tegasnya. ( Bangkapos.com/Disa Aryandi)

 


 

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved