Breaking News:

Briptu Juntak Resmi Ditahan di Tempat Khusus Hingga 30 Hari Kedepan

Oknum anggota Polda Bangka Belitung, Brigadir Satu (Briptu) IA alias Juntak resmi ditahan di tempat khusus.

Penulis: Riki Pratama | Editor: M Ismunadi
Istimewa
Anggota Polda Bangka Belitung, Brigadir Satu (Briptu) IA alias Juntak. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Oknum anggota Polda Bangka Belitung, Brigadir Satu (Briptu) IA alias Juntak yang dilaporkan atas dugaan pelanggaran kode etik kepolisian, asusila dan tindak pidana penipuan dan penggelapan dalam jabatan, resmi dilakukan penahanan di tempat khusus (Patsus) di Polda Babel hingga 30 hari kedepan.

Briptu Juntak ditahan mulai dari 18 November 2022 hingga 18 Desember 2022.

Kasubdit Paminal Polda Babel, AKBP Rudi Hadi mengakui penahanan Briptu Juntak yang telah dilakukan penahanan di tempat khusus (Patsus) di Polda Babel hingga 30 hari kedepan.

"Betul yang bersangkutan di Patsus 30 hari," kata AKBP Rudi kepada Bangkapos.com, Sabtu (19/11/2022).

Ia menerangkan, penahanan dilakukan, bukan berkaitan kasus pidana tetapi pemeriksaan pelanggaran kode etik.

"Penahanan yang bersangkutan, bukan penahanan pidana. Namun dalam rangka pemeriksaan oleh Subbid Wabprof yaitu terkait pelanggaran kode etik," terangnya.

Sementara, Budiyono selaku kuasa hukum pelapor, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih ke jajaran Polda Babel atas tindak cepat penanganan kasus klienya.

"Kami menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang setinggi tingginya  kepada  Kapolda Babel atas tindakan dan respon yang cepat dalam mengambil tindakan tegas. Terutama terkait laporan pengaduan yang kami buat terhadap oknum aparat kepolisian yang telah merugikan klien kami dan telah membuat tindakan tercela," kata Budi.

Baca juga: Istri Tersangka Narkoba di Babel Diajak Briptu Juntak Berhubungan Badan, Diiming-imingi Hal Ini

Ia mengatakan, tindakan tercela itu telah berakibat buruk terutama untuk nama besar kepolisian, menjadi tercoreng, sehingga harus cepat ditangani dan selesaikan.

"Harapan kedepan kepada Kabid Propam Polda Babel agar mohon perkara ini tetap terus berjalan sebagaimana aturan hukum yang berlaku. Kami minta juga Kabid Propam tes urin dan rambutnya, karena diduga oknum itu juga memakai narkoba. Semoga kedepan tidak ada lagi oknum-oknum yang berbuat demikian," harapnya.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Bangka Belitung Kombes Pol Maladi, menyampaikan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir segala bentuk pelanggaran yang dilakukan oleh anggota Polda Bangka Belitung.

Termasuk, berkaitan dengan adanya tindak pelanggaran yang dilakukan oleh oknum anggota Polda Bangka Belitung, Brigadir Satu (Briptu) IA alias Juntak dilaporkan atas dugaan pelanggaran kode etik kepolisian, asusila dan tindak pidana penipuan dan penggelapan dalam jabatan.

Ia menegaskan, Polda Babel akan memberikan sanksi terberat kepada anggota Polri yang melakukan pelanggaran.

"Jadi, kita tegaskan di sini, bahwa kita akan memberikan sanksi yang terberat terhadap anggota Polda Babel yang melakukan pelanggaran, apalagi jika terbukti ini menyangkut pidana umum,"kata Maladi, Jumat (18/11/2022) siang.

Halaman
123
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved