Breaking News:

Kuliner

Sejak SD Cik Melut Jualan Mie Kuah Ikan, Rasanya Maknyus dan Sangat Terkenal 

Mie kuah ikan merupakan kuliner khas daerah yang banyak diminati. Satu di antara mie kuah ikan yang dimaksud, milik Romlah alias Cik Melut (58)

Penulis: Adi Saputra | Editor: Fery Laskari
bangkapos.com
Romlah atau sering di sapa Cik Melut pemilik warung mie kuah ikan Toboali. (Bangkapos.com/Adi Saputra) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Mie kuah ikan merupakan kuliner khas daerah yang banyak diminati. Satu di antara mie kuah ikan yang dimaksud, milik Romlah alias Cik Melut (58) di Toboali Kabupaten Bangka Selatan (Basel).

Cik Milut sudah berjualan mie ciri khas daerah ini sejak lama. Tak heran jika Warga Toboali setiap hari berbondong-bondong mendatangi Warung Mie Kuah Ikan Cik Melut, yang berada di Kawasan Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya depan Pasar Toboali.

Romlah alias Cik Milut (58), sang pemilik warung mie kuah ikan ini, mengaku dia adalah generasi kedua pengelolah usaha tersebut, warisan sang ayah yang dulunya juga sebagai penjual mie kuah ikan.

"Sudah lama, saya berjualan di sini dari sekolah dasar (SD). Dulu ikut ayah jualan di sini. Kami empat saudara semua jualan mie kuah ikan, tapi saya yang paling lama berjualan karena memang menekuni sejak kecil," kata Cik Melut, Sabtu (19/11/2022).

Proses pembuatan mie kuah ikan ciri khas Toboali ini, menurut Cik Melut hanya butuh waktu beberapa menit saja per porsinya.

Satu porsi mie ikan hanya menghabiskan waktu kurang lebih satu hingga dua menit, mulai proses merebus mie hingga disajikan ke pembeli.

"Kalau buat mienya di rumah sejak dini hari. Tapi kami mulai jualan ke warung kalau sudah selesai pembuatan mie dari rumah langsung bawa ke warung. Untuk proses penyajian mie kuah ikan tidak lama, karena kan memang air yang kita sajikan standby hangat," ucapnya.

"Satu hari bisa menghabiskan sepuluh kilogram mie kuah ikan, apalagi kita bukanya setiap hari dari Pukul 05.00-13.00 WIB. Satu porsi kita jual Rp10 ribu, kadang ada yang pesan untuk catering hingga pesanan orang Pemda Basel," tambah Cik Melut.

Perempuan ini mengaku mie kuah ikan yang ia buat, terkenal di berbagai kalangan tak hanya bagi orang Basel, tapi juga hingga luar Babel sering menikmati mie kuah ikan ciri khas Toboali ini.

"Kemarin waktu ada Pak Presiden berkunjung ke sini banyak yang mampir, termasuk pak bupati, Kapolda, hingga pejabat lainnya. Mereka bilang ini rasanya beda dan tidak ada tandingnya sama mie-mie yang lain," ujarnya.

Ibu dua orang anak dan enam cucu ini, merasa senang menekuni usaha mie tersebut karena banyak kawan, apalagi ia menjual mie ciri khas daerah sendiri.

"Senang lah jualan, apalagi banyak yang datang ke sini menjadi teman atau sahabat. Rata-rata mereka yang makan di sini bukan hanya orang Basel saja. Akan tetapi orang luar juga ada makan di sini, jadi saya senang dan bangga bisa jual mie kuah ikan ciri khas Toboali," kata Cik Melut sembari menyajikan mie kuah ikan.

Ia berharap ke depan mie kuah ikan Toboali ini, akan diwariskan kepada anak-anaknya agar bisa tetap dikenal masyarakat.

"Mudah-mudahan nanti akan saya wariskan ke anak-anak saya, karena mie kuah ikan ini kan sudah lama kita jual dan banyak yang suka. Jadi jangan sampai nanti habis saya tidak ada lagi yang jualan, harus ada regenerasi," harapnya.

Doni satu di antara sejumlah pelanggan mie kuah ikan Cik Melut, menyebutkan ,dirinya telah berlangganan makan mie hampir kurang lebih 15 tahun lalu.

"Sudah lama saya langgan di sini, karena mienya beda dengan yang lain. Jadi kalau saya mau makan mie kuah ikan, saya datang ke warung Cik Melut," sebut Doni kepada Bangkapos.com sambil menyantap mie kuah ikan, Sabtu (19/11/2022).

"Kalau harga lumayan relatif, tapi ciri khasnya yang membuat beda dengan mie yang lain karena ini proses pembuatan hingga penyajiannya kita sendiri yang memilih," jelasnya. 

Yang jelas Cik Melut tak hanya melayani pesanan di warung, tapi juha untuk pesta pernikahan ataupun pesta lainnya. Bagi warga yang ingin memesan bisa menghubungi Nomor : 085366407338. ( Bangkapos.com/Adi Saputra)
 

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved