Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Investasi Digandrungi Kaum Milenial, Akademisi Sarankan Jangan Berinvestasi dengan Tujuan Trading

Untuk berinvestasi di pasar modal, selayaknya kaum milenial mempelajari beberapa metode analisis, ada yang namanya analisis

Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: Iwan Satriawan
intisari
Ilustrasi investasi 

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Investasi kini digandrungi kaum milenial, ber investasi juga dapat dilakukan dengan mudah cukup dengan gengaman handphone saja.

Akademisi Dosen Fakultas Ekonomi, Jurusan Manajemen, Universitas Bangka Belitung (UBB), Ryand Daddy Setyawan menyebut, meski banyak diikuti oleh anak muda dan juga kaum pemula, disarankan jangan ber investasi saham dengan tujuan trading.

Menurutnya, dikhawatirkan ini akan terjadi gambling dan investor akan mengalami kerugian yang cukup besar. 

"Untuk ber investasi di pasar modal, selayaknya kaum milenial mempelajari beberapa metode analisis, ada yang namanya analisis teknikal dan ada analisis fundamental. Disitu kaum milenial akan paham tentang pergerakan saham yang ada di pasar modal," sebut Ryand kepada Bangkapos.com, Selasa (22/11/2022).

Apalagi, kata Ryand lebih bagus apabila ada mentor yang baik mau memberikan informasi kepada para investor milenial.

Yang akan mengurangi tingkat resiko dalam ber investasi di pasar modal, agar terhindar dari investasi bodong dan penawaran imbal hasil fixed return yang tidak masuk akal. 

"Dan juga perlu kesabaran dan ketelitian tinggi dalam menentukan target investasi di pasar modal. Tren investasi sekarang sedang tinggi, sangat baik apabila kaum milenial sekarang sudah melek investasi," tuturnya.

"Karena kita bisa melihat beberapa tokoh nasional yang sukses karena memiliki portofolio investasi di dalam riwayat kekayaannya," tambahnya.

Namun, ia menegaskan kaum milenial jangan sampai salah kaprah dengan langsung beranggapan investasi agar dapat kaya, tidak sesimpel dan sesingkat itu prosesnya. 

"Ada pepatah high risk, high return, peluang keuntungan dalam ber investasi saham memang sangat besar, tapi apabila salah langkah atau salah ber investasi, alih-alih keuntungan yang didapat, bahkan modal pun akan lenyap. Jadi memang, tidak bisa sembarangan dalam menentukan target investasi," jelasnya.  


Dia juga menyarankan, untuk anak-anak muda, selain bergelut di investasi saham dapat juga mencoba investasi di reksadana.

Pada reksadana ini kaum milenial tetap dapat ber investasi walaupun dengan modal yang minimal, juga cukup aman untuk kaum milenial pemula. 

Selain itu, ada juga investasi deposito dan emas, yang sangat aman bagi para investor.  

Ia juga meyakini, investor dapat membantu perusahaan mendapatkan modal segar untuk ekspansi usahanya, kaum milenial juga akan memdapatkan profit dari share nya. 

"Sehingga, pendapatan yang dihasilkan perusahaan dan investor dapat juga membantu perekonomian negara lewat pajak maupun pemberian lapangan kerja baru, dan yang paling penting, dengan aktivitas ini. Secara tidak langsung kaum milenial memberikan kepercayaan akan iklim ber investasi, yang memungkinkan menarik investor asing atau besar untuk dapat ber investasi disini," tambahnya.(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

 

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved