Breaking News:

Human Interest Story

Gagal Jadi TNI, Mirja Pilih Profesi Guru

Menjadi guru sebenarnya bukan cita-cita Mirja Sentani (24), guru honor di SMKN 1 Pangkpinang.Cita-cita awalnya ingin menjadi Anggota TNI.

bangkapos.com
Guru SMKN 1 Pangkpinang Mirja Sentani sedang mengajar di kelas. (Bangkapos.com/Akhmad Rifqi Ramadhani) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Menjadi guru sebenarnya bukan cita-cita Mirja Sentani (24), guru honor di SMKN 1 Pangkpinang.

Pria kelahiran Kulur Bangka Tengah ini awalnya ingin mengabdikan diri menjadi seorang prajurit Tentara Nasional Indonesia ( TNI).

Namun sayang, niat baiknya itu belum terwujud karena tidak lolos menjadi yang terbaik dalam seleksi angkatan bersenjata itu.

Profesi yang didambakannya di masa depan adalah yang berhubungan langsung terhadap pengabdian masyarakat.

Maka ketika gagal menjadi prajurit TNI, dirinya memilih cara lain untuk mengabdikan diri antara lain menjadi seorang pendidik.

"Saya awalnya memang mau jadi TNI daftar Akmil tapi mungkin belum rezekinya, akhirnya saya pilih jadi guru karena saya yakin dengan profesi ini bisa mengabdi pada masyarakat," ucap guru olahraga SMKN 1 Pangkalpinang itu kepada Bangkapos.com Kamis (24/11/2022) siang.

Oleh karena itu, guru yang memiliki hobi teater ini telah memulai profesinya menjadi guru pada 2020 lalu.

Baginya, guru adalah profesi yang sangat mulia karena guru hadir mendidik anak-anak dari tidak tahu menjadi tahu.

"Guru  tidak hanya sekadar mengajar saja melainkan membimbing anak-anak menjadi dewasa baik emosional dan spiritual," ujarya.

Kecintaannya terhadap profesi ini semakin bertambah ketika menjadi pengajar di sekolah Sanggar Alam Yogyakarta tiga tahun lalu.

Saat mengajar, melihat peserta didik terasa bahagia adalah suatu kepuasaan dan kebanggaan bagi alumni UAD Yogyakarta itu.

Meskipun saat itu dirinya hanya digaji Rp250.000, namun itu bukanlah suatu alasan untuk tidak mendidik. justru baginya nominal itu relatuf cukup. 

"Saat awal mengajar ketika kuliah, justru saya anggap nominal itu lebih besar karena justru saya banyak terima kasih ke Sanggar Alam, dengar mendidik di situ saya dapat belajar banyak," katanya.

Tak hanya itu, dirinya pun merasa sangat senang ketika disapa muridnya apalagi ketika ada ikatan batin terhadap murid yang telah dididik.

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved