Breaking News:

Melirik Aneka Kaktus Hias Menggemaskan di Oemah Kaktus Cirantau

Diketahui ada sekitar 500 jenis kaktus yang dimiliki Oemah Kaktus Cirantau, usaha kaktus milik Fahlevi.

Instagram/oemah_kaktuss
Aneka kaktus hias dan sukulen di Oemah Kaktus Cirantau 

BANGKAPOS.COM, PANGKALPINANG - Aneka kaktus hias terpajang rapi di lapak yang digelar Fahlevi di kawasan Jalan Depati Hamzah, Semabung, Kota Pangkalpinang.

Tanaman kecil itu begitu menyita perhatian banyak pengunjung atau pengendara yang tak sengaja melintas.

Sontak saja bagi mereka yang tertarik lebih jauh tentu memutuskan berhenti untuk melhat-lihat aneka kaktus hias dan membelinya.

Diketahui ada sekitar 500 jenis kaktus yang dimiliki Oemah Kaktus Cirantau, usaha aktus hias milik Fahlevi.

Aneka kaktus hias di lapak Oemah Kaktus Cirantau
Aneka kaktus hias di lapak Oemah Kaktus Cirantau (bangkapos.com)

Disebutnya Oemah Kaktus Cirantau resmi berdiri sejak di Februari 2022.

Namun dirinya sudah menggeluti dunia kaktus itu sejak awal pandemi.

"Awalnya saya melihat peluang dari kaktus hias ini kemudian saya beranikan diri untuk mulai beriwrausaha. Mulailah dengan memesan kaktus-kaktus ini dari luar kota " ujar Fahlevi saat ditemui Bangkapos.com, Sabtu (26/11/2022).

Dikatakannya ia memasan indukan kaktus tersebut dari berbagai kota mulai dari Sumatera Utara, Sumatera Barat, Jawa Barat, Jawa Timur dan lain sebagainya.

Diakui Fahlevi dia melakukan budidaya kaktus hiasnya di atap rumah dengan menggunakan teknik grafting dan ownroat.

Budidaya Oemah Kaktus Cirantau
Budidaya kaktus hias Oemah Kaktus Cirantau (Instagram/oemah_kaktuss)

Ada sejumlah kendala yang ditemui pemuda 19 tahun itu kala berwirausaha kaktus hias.

Dari mulai indukan kaktus yang tak bagus lagi kondisinya saat sampai dan juga soal media tanam untuk kaktus hiasnya.

"Kadang kalau ngirim indukan kaktus dari luas sampe kesini kondisinya udah busuk dan nggak kayak. Trus juga soal media tanam awalnya kesulitan juga, karena ternyata media tanam yang di luar kota nggak bisa disesuaikan sama seperti yang di daerah kita (Bangka) jadi saya harus eksperimen lagi untuk bikin racikan komposisi media tanam yang pas biar bisa bagus tumbuh di sini," imbuh Fahlevi.

Memulai usahanya Fahlevi awalnya menggelar lapaknya di SMKN 1 Pangkalpinang.

Melihat positifnya animo masyarakat Pangkalpinang yang membeli kaktus hias dagagangannya Fahlevi semakin semangat mengembangkan usahanya.

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved