Breaking News:

Berita Sungailiat

90 Pemuka Agama Kabupaten Bangka Dibantu Biro Kesra Babel Rp12 Juta per Orang

Untuk seluruh pemuka agama yang ada di Bangka Belitung yang akan mendapatkan bantuan ini sebanyak 447 orang, sedangkan untuk Kabupaten

Penulis: edwardi | Editor: Iwan Satriawan
Bangkapos.com/edwardi
Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menggelar pembinaan Pemuka Agama Kabupaten Bangka di OR Bangka Setara Kantor Bupati Bangka, Kamis (01/12/2022).  

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menggelar pembinaan Pemuka Agama Kabupaten Bangka di OR Bangka Setara Kantor Bupati Bangka, Kamis (01/12/2022).

Kegiatan ini dibuka Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Babel Muhammad Soleh, dihadiri Staf Ahli Bupati Bangka Bidang  Perekonomian, Zulkarnain Idrus dan tamu undangan lainnya.

Kabag Bina Mental dan Spiritual Biro Kesra Setda Babel, H Sopyan mengatakan kegiatan ini merupakan pemberian bantuan kepada para pemuka agama di Kabupaten Bangka.

"Untuk seluruh pemuka agama yang ada di Bangka Belitung yang akan mendapatkan bantuan ini sebanyak 447 orang, sedangkan untuk Kabupaten Bangka ada 90 orang," kata Sopyan.

Diungkapkannya untuk anggaran pemberian bantuan ini sekitar Rp5 miliar lebih dari APBD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2022, di mana setiap orang mendapatkan Rp1 juta per bulan atau Rp12 juta per tahun.

"Pemberian bantuan ini sudah dimulai sejak tahun 2020 lalu hingga saat ini 2022 atau sudah 3 tahun berjalan, rencananya bantuan ini akan dicairkan pada bulan Desember 2022 ini," ujar Sopyan.

Diungkapkannya, para pemuka agama yang mendapatkan bantuan ini harus mendapatkan rekomendasi atau SK dari kades/lurah setempat untuk pemuka agama tingkat desa/kelurahan, sedangkan pemuka agama tingkat kecamatan mendapatkan rekomendasi dari camat setempat.

"Yang mendapatkan bantuan ini bukan hanya pemuka agama Islam saja, tetapi ada juga dari pemuka agama lainnya

Sementara itu Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Babel, Muhammad Soleh
mengatakan peran pemuka agama sangat krusial dalam membuat suasana tenteram dan damai di masyarakat.

"Melalui pembinaan ini diharapkan para pemuka agama dapat lebih meningkat kompetensinya, dan menjadi garda terdepan dalam memberi pemahaman kepada masyarakat agar suasana kondusif dapat terus terjaga, terutama menjelang tahun politik 2023-2024 mendatang yang dapat kita pastikan suasana akan panas," kata Soleh.

Sementara Staf Ahli Bupati Bangka Bidang Perekonomian, Zulkarnain Idrus mengatakan di Kabupaten Bangka ada 90 pemuka agama yang diberi tugas sesuai wilayahnya masing-masing.

Kepulauan Bangka Belitung merupakan daerah yang heterogen, baik itu agama, etnis, maupun budaya, sehingga keragaman ini menciptakan suatu dinamika kehidupan yang komplek. 

"Tidak menutup kemungkinan perbedaan itu akan menimbulkan gesekan-gesekan. Nah di sinilah peran pemuka agama sangat penting dalam menciptakan suasana yang penuh kerukunan di masyarakat. Pemuka agama diharapkan bisa menyampaikan sesuatu yang bisa didengar, memberi masukan yang baik agar suasana di masyarakat dapat berjalan seperti yang diharapkan," kata Zulkarnain.(Bangkapos.com/Edwardi)

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved