Breaking News:

Berita Sungailiat

HBKN Jelang Nataru, Disperindag Bangka Belitung Gelar Pasar Murah di Taman Kota Sungailiat

Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Bangka Belitung sudah menggelar pasar murah di Taman Kota Sungailiat.

Penulis: Cici Nasya Nita | Editor: nurhayati
Dok/Disperindag
Masyarakat belanja di pasar murah di Taman Kota Sungailiat, Kabupaten Bangka. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Bangka Belitung sudah menggelar pasar murah di Taman Kota Sungailiat, Kabupaten Bangka.

Pasar murah menggunakan dana dekosentrasi ini dalam rangka Hari Besar Keagamanan Nasional (HBKN) menjelang Natal dan Tahun Baru.

Ada lima distributor yang berpartisipasi dalam pasar murah itu yakni Distributor Dayat, Rantai Mas Abadi, Bulog, CV SAL dan CV Menara.

Berbagai bahan pokok yang dijual di pasar murah itu meliputi beras RM 5 Kg/10 Kg, beras Kita, minyak goreng Kita, beras 118, minyak goreng fortune, cabai besar, cabai kecil, bawang merah, bawang putih, dan kentang.

Kabid Pengendalian Perdagangan dan Perlindungan Konsumen Disperindag Bangka Belitung, Fadjri Djagahitam, mengatakan pasar murah ini disambut baik oleh masyarakat setempat.

Pasalnya dari pasar murah ini harga bahan pokok lebih murah sekitar Rp3.000 - Rp5.000.

"Awalnya pasar murah dalam rangka HKBN ini dilaksanakan dekat Nataru tapi karena DID yang harus dilaksanakan juga, maka kami percepat yang pasar murah ini. Antusias baik karena harga murah yakni harga distributor," kata Fadjri, Kamis (1/12/2022) kepada Bangkapos.com'> Bangkapos.com.

Ada beberapa bahan pokok yang diburu oleh masyarakat seperti beras.

"Banyak habis itu beras dan kanzeler atau makanan siap saji. Selain itu sayur mayur juga banyak diminati," katanya.

Kedepannya, pemerintah provinsi melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Bangka Belitung akan menggelar operasi pasar pola subsidi bahan pokok.

Ada empat bahan pokok yakni beras, gula, gandum dan minyak goreng yang dapat masyarakat beli dengan setengah harga.

Operasi pasar subsidi bahan pokok ini sebagai upaya pengendalian inflasi yang menggunakan anggaran dana insentif daerah (DID).

"Untuk operasi pasar pola subsidi, waktu dan tempat sedang dalam pembahasan, nanti akan disampaikan detilnya," katanya.

( Bangkapos.com'> Bangkapos.com/Cici Nasya Nita)

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved