Breaking News:

Pangkalpinang Memilih

142 Pelamar PPK KPU Pangkalpinang Tak Lolos, Pilihan Kecamatan Tak Sesuai KTP Jadi Penyebab Dominan

190 pelamar PPK KPU Pangkalpinang yang telah lolos seleksi administrasi, akan lanjut dengan mengikuti tes tertulis dengan menggunakan metode CAT.

Penulis: Rizki Irianda Pahlevy | Editor: Novita
Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy
Anggota KPU Kota Pangkalpinang Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia, Ruslan 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Sebanyak 190 dari 332 pelamar Panitia Pemilihan Kecamatan ( PPK) KPU Pangkalpinang untuk Pemilu 2024 berhasil lolos tahap seleksi administrasi.

Hal ini dikatakan anggota KPU Kota Pangkalpinang Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia, Ruslan, saat dikonfirmasi Bangkapos.com pada Jumat (2/12/2022).

Sebelumnya, KPU Kota Pangkalpinang sudah membuka pendaftaran PPK sejak 20-29 November 2022 lalu. Kini bagi para pelamar pun dapat mengecek secara online melalui link Https://bit.ly/HasilSeleksiAdm PPK.

"Jadi dari jumlah 332 setelah dilakukan penelitian administrasi, maka yang memenuhi syarat ada 190 orang, berarti yang tidak lolos ada 142 pelamar," ujar Ruslan.

Dia pun membeberkan beberapa faktor gagalnya para pelamar dalam tahap seleksi administrasi yang membuatnya tidak memenuhi persyaratan, sesuai aturan pasal 35 Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 8 Tahun 2022, tentang Pembentukan dan Tata Kerja Badan Adhoc Penyelenggara Pemilu.

"Banyak pelamar itu kecamatan yang dipilihnya tidak sesuai dengan alamat yang ada di KTP, jadi ketika daftar itu kecamatan harus sesuai dengan KTP," ucapnya.

"Ada juga terkait dengan kesehatan. Di surat kesehatan itu mencantumkan tiga item, tensi, pemeriksaan kolesterol, gula darah. Ini harus memuat tiga item, kalau hanya memuat salah satu itu tidak memenuhi syarat," tambahnya.

Tak hanya dua faktor tersebut, dalam proses pendaftaran PPK pun banyak ditemui pelamar yang juga bergabung dalam partai politik.

"Ada juga mereka terdata NIK-nya dalam partai politik, lalu mereka juga tidak membuat surat pernyataan. Bagi mereka yang terdeteksi dan tidak mencantumkan surat pernyataan tidak bergabung dalam partai politik, tentunya ini tidak memenuhi syarat," tegasnya.

Sementara itu untuk 190 pelamar yang telah lolos seleksi administrasi, akan lanjut dengan mengikuti tes tertulis dengan menggunakan metode Computer Assisted Test (CAT).

"Kita sudah dapat surat dari KPU RI, maka untuk tes tertulis akan dilaksanakan pada 6-7 Desember 2022 secara serentak," ucap Ruslan. ( Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved