Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Pedagang dAyam di Pangkalpinang Wanti-Wanti Harga Ayam Melonjak Jelang Akhir Tahun

Pedagang bernama Steven mewanti-wanti harga ayam akan kembali alami kenaikan jelang akhir tahun ini. Apalagi jika ketersedian ayam di PT minim.

Penulis: Sela Agustika | Editor: Novita
sela ag
Ilustrasi ayam ras 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Harga jual ayam ras di Pasar Induk Pembangunan Kota Pangkalpinang masih tinggi dan tak kunjung menurun.

Berdasarkan hasil pantauan Bangkapos.com pada Jumat (2/12/2022), harga jual ayam ras berkisar mulai dari Rp30 ribu per kilogram, dan Rp33 hingga Rp35 ribu per kilogram untuk ayam bersih atau potongan.

Harga jual tersebut diketahui telah berlangsung selama kurang lebih dua minggu terakhir.

"Harga ayam sekarang masih tinggi di kisaran Rp30 ribu - Rp35 ribu, dan belum ada penurunan. Kalau bisa kan hanya di kisaran Rp25 ribu - Rp28 ribu," ucap Steven, pedagang ayam di Pasar Induk Pangkalpinang Jumat (2/12/2022).

Dia mewanti-wanti harga ayam akan kembali alami kenaikan jelang akhir tahun ini. Apalagi jika ketersedian ayam di PT minim.

"Kita jual ayam ini sesuai harga dari PT-nya. Kalau PT naik, ya otomatis kita jual juga naik. Apalagi ini biasanya jelang akhir tahun, harga ayam ini memang kerap terjadi kenaikan," sebutnya.

Dikatakan Steven, daya beli masyarakat akan ayam tidak stabil. Oleh sebab itu dia berharap agar harg jual ayam bisa turun dan kembali stabil.

"Kalau sehari jualam tak menentu, kadang bisa ratusan kilo per hari, tapi kadang juga enggak sampe. Tetapi biasanya kalau jelang weekend seperti hari ini (Jumat, red) sampai Minggu, penjualan lumayan lebih tinggi," tuturnya.

Sementara itu, pedagang ayam di Pasar Pagi Pangkalpinang bernama Hendra, juga mengaku waswas akan terjadi kenaikan harga ayam jelang akhir tahun.

Dirinya tidak mengetahui pasti penyebab naik turunnya harga ayam yang kerap terjadi di Bangka Belitung.

"Saat ini kan sekilonya di kisaran Rp30 ribuan, sebelumnya masih di harga Rp25 - Rp28 ribu. Seharusnya, kalau dilihat dari kondisi ayam yang besar-besar harganya lebih murah, tetapi ini malah naik. Ya kita tidak tahu juga penyebabnya," kata Hendra. ( Bangkapos.com/Sela Agustika)

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved