Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Cegah Kecelakaan Lalu Lintas, Ratusan Pelajar di Pangkalpinang Dibekali Ilmu Keselamatan di Jalan

Balai Pengelola Transportasi Darat Wilayah VII Provinsi Sumatera Selatan dan Bangka Belitung melakukan kampanye keselamatan jalan.

Penulis: Cici Nasya Nita | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Cici Nasya Nita
Balai Pengelola Transportasi Darat Wilayah VII Provinsi Sumatera Selatan dan Bangka Belitung melakukan kampanye keselamatan jalan di Alun-alun Taman Merdeka (ATM) Kota Pangkalpinang, Sabtu (3/12/2022). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Balai Pengelola Transportasi Darat Wilayah VII Provinsi Sumatera Selatan dan Bangka Belitung melakukan kampanye keselamatan jalan di Alun-alun Taman Merdeka (ATM) Kota Pangkalpinang, Sabtu (3/12/2022).

Kegiatan bertema Lindungi Jiwa dengan Keselamatan Jalan ini diikuti oleh para pelajar SMA atau SMK Sederajat serta mahasiswa perguruan tinggi yang berjumlah total 150 pelajar.

Dari total pelajar tersebut didapatkan 13 duta keselamatan dari 11 SMA/SMK Sederajat dan 2 perguruan tinggi di Kota Pangkalpinang.

Baca juga: Nikmati Sajian Ala Rumahan di Warung Makmok Pangkalpinang, Paru Gorengnya Bikin Ketagihan

Baca juga: Enak dan Krispinya Kue Pia Khas Bangka Buatan Vivi, Dirintis 17 Tahun Lalu Usai Tsunami Aceh

Hadir dalam acara itu serta narasumber yakni Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Direktur Lalu Lintas Polda Bangka Belitung, Kepala PT Jasa Raharja Cabang Kepulauan Bangka Belitung, Dosen Teknik Sipil Universitas Bangka Belitung Bidang Kajian Transportasi.

Kegiatan ini bertujuan untuk menyampaikan pesan keselamatan baik dari media sosial maupun dalam kegiatan sehari-hari.

Selain itu sebagai wujud implementasi kegiatan Kampanye Keselamatan Jalan Tahun 2022.

Pada kesempatan ini juga ada pembagian helm gratis dan doorprize dalam kegiatan itu.

Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat Wilayah VII Provinsi Sumatera Selatan dan Bangka Belitung, Muhammad Fahmi merasa penting memberi edukasi keselamatan jalan kepada para pelajar tersebut.

"Edukasi soal keselamatan jalan ini adalah sebuah amanah UU Nomor 8 Tahun 2009 dan peraturan menteri perhubungan nomor 37 tahun 2017, maka menjadi tugas bagi kita dan pelajar ini untuk memahami keselamatan di jalan," kata Fahmi.

Baca juga: Pria Asal Pangkalpinang Jualan Narkoba di Sungailiat Tak Sadar Diincar Tim Gradak

Baca juga: Buruan, Pemkot Pangkalpinang Buka Job Fair, Tersedia 390 Lowongan Kerja

Dia membeberkan pada tahun 2022, 73 persen kendaraan yang terlibat kecelakaan adalah pengguna sepeda motor dengan rentang usia korban antara 15-24 tahun yang merupakan usia pelajar.

"Kita harus meminimalisir terjadi kecelakaan. Tadi disampaikan soal SIM ya untuk anak di bawah umur, kalau UU memang tidak boleh. Kita selalu menghimbau orangtua agar peka anak yang belum bisa punya SIM, baru usia 17 tahun baru bisa menerima SIM," katanya.

Dia mengimbau masyarakat dan generasi muda untuk turut aktif menyampaikan pesan terkait keselamatan jalan melalui media sosialnya.

"Harapannya dengan diadakan Kampanye Keselamatan Jalan Tahun 2022 dapat mewujudkan kesadaran serta memberikan edukasi kepada para pelajar tentang pentingnya meningkatkan kesadaran berkendaraan yang aman dan selamat.Kampanye ini harus menjadi gerakan bersama oleh kami dan pemerintah daerah juga untuk bersama-sama melakukan kampanye seperti ini terus menerus," katanya.

( Bangkapos.com/Cici Nasya Nita)

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved