Breaking News:

Berita Bangka Tengah

Bupati Bangka Tengah Coba Perahu Baru untuk Nelayan, Berbincang dan Beri Sejumlah Bantuan

Di tengah-tengah kesibukannya, Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman menyempatkan diri hadir bersilahturahmi dengan para nelayan Desa Kurau.

Penulis: Arya Bima Mahendra | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Arya Bima Mahendra
Tangkapan layar dialog interaktif Bangka Pos dengan Bupati Bateng, Algafry Rahman, Senin (5/12/2022) di Desa Kurau, Koba, Bangka Tengah. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Di tengah-tengah kesibukannya, Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman menyempatkan diri hadir bersilahturahmi dengan para nelayan Desa Kurau, Koba, Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Senin (5/11/2022).

Di bawah sebuah tenda di belakang Tempat Pembongkaran Ikan (TPI), sejumlah nelayan tampak duduk dengan rapi di bawah sebuah tenda menyambut kehadiran orang nomor satu di Bumi Selawang Segantang tersebut.

Meski panas terik, para nelayan tampak dengan seksama mendengarkan bincang-bincang Bupati Bangka Tengah dengan Pemimpin Redaksi Bangka Pos Group, Ibnu Taufik Juwariyanto dalam acara dialog interaktif refleksi akhir tahun 2022.

Sesekali, para nelayan dan masyarakat secara umum berdiskusi dan melakukan tanya jawab kepada pemimpinnya itu.

Disela bincang-bincang tersebut, para nelayan Kurau juga mendapatkan sejumlah bantuan mulai dari kartu jaminan sosial, peralatan tangkap ikan hingga perahu baru untuk melaut.

Dengan antusias, Algafry bahkan mencoba menaiki secara langsung perahu baru tersebut dan berkeliling perairan Kurau selama beberapa menit.

Selama kurang lebih dua tahun kepemimpinannya, Algafry mengaku bahwa pihaknya sangat concern mengurusi perihal nelayan di Bangka Tengah, terutama yang ada di Kurau.

Menurutnya, ada tiga hal prioritas pembangunan di Bangka Tengah, yang pertama adalah pertanian dan perkebunan, yang kedua adalah sektor UMKM dan yang terakhir adalah perikanan.

"Alhamdulillah dari dulu, bahkan sejak masih jadi anggota dewan, saya sudah sering berkunjung ke nelayan Kurau," ucap Algafry.

Ia mengatakan, pihaknya selalu memberikan dukungan kepada para nelayan demi kemudahan mereka dalam menangkap ikan dan hasil laut lainnya.

Diantaranya adalah melalui pemberian bantuan sejumlah fasilitas seperti radio komunikasi bagi nelayan, kapal dan masih banyak lagi.

Kemudian yang paling baru, pihaknya juga menyiapkan kartu jaminan sosial atau asuransi sosial bagi para nelayan yang mana saat ini sudah ada sebanyak 450 orang nelayan yang menerimanya.

"Kartu itu kita buat dan dibayarkan selama 1 tahun melalui APBD Bangka Tengah. Setidaknya dengan adanya jaminan sosial ini menjadi antisipasi atau pegangan para nelayan apabila terjadi sesuatu yang tidak diinginkan," terangnya.

Diakuinya, dari berbagai intervensi yang dilakukan oleh Pemkab Bangka Tengah selama ini, dampak yang dihasilkan pun terbilang cukup bagus.

Misalnya untuk nelayan Kurau yang secara kesejahteraan mengalami peningkatan dibanding tahun 2021 lalu.

"Kami kerja sama dengan Universitas Bangka Belitung untuk mengkaji secara akademik berapa Nilai Tukar Nelayan (NTN) di Kurau dan diketahui bahwa kemampuan NTN tahun ini mengalami kenaikan dibanding tahun 2021 lalu," jelasnya.

Kenaikan tersebut juga terjadi pada Nilai Tukar Budidaya Ikan dan Nilai Konsumsi Ikan Per Kapita.

"Artinya semangat nelayan di Bangka Tengah ini sangat luar biasa, termasuk yang ada di Kurau. Kami selaku Pemerintah daerah akan selalu memberikan dukungan, karena yang paling penting adalah supaya para nelayan ini tetap semangat mencari nafkah dan menghidupkan perekonomian keluarga," ungkap Algafry. 

( Bangkapos.com/Arya Bima Mahendra)

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved