Breaking News:

Berita Belitung

Herman Ditemukan Tewas Tergantung di Atas Tower, Dokter Temukan Luka Bakar di Tangan

Herman sebelumnya ditemukan tewas dengan posisi tergantung di atas tower provider di Desa Tanjung Binga, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung

Penulis: Dede Suhendar | Editor: Iwan Satriawan
IST/dok Satreskrim Polres Belitung
Proses evakuasi jenazah pekerja yang diduga meninggal tersengat listrik di atas tower pada Selasa (6/12/2022). 

BANGKAPOS.COM, BELITUNG--Setelah dievakuasi dari ketinggian 50 meter, jenazah Herman (20) langsung dibawa ke RSUD Marsidi Judono Tanjungpandan.

Herman sebelumnya ditemukan tewas dengan posisi tergantung di atas tower provider di Desa Tanjung Binga, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, pada Selasa (6/12/2022).

Berdasarkan hasil visum luar, dokter menemukan luka bakar hingga menyebabkan kedua tangan jenazah hangus.

Oleh sebab itu, diduga pria asal Palembang itu tersengat listrik tegangan tinggi di lokasi kejadian.

Caption
Proses evakuasi jenazah pekerja dari atas tower yang terletak di Desa Tanjung Binga, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung pada Selasa (6/12/2022).
Caption Proses evakuasi jenazah pekerja dari atas tower yang terletak di Desa Tanjung Binga, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung pada Selasa (6/12/2022). (Dok/Satrekrim Polres Belitung)

"Tapi kami tidak melakukan visum dalam hanya visum luar jadi asumsinya seperti itu, kemungkinan besarnya," ujar Dokter Umum RSUD Marsidi Judono dr Khusnul Dwinita kepada posbelitung.co.

Kemudian, dokter juga tidak menemukan luka luar di bagian tubuh lainnya.

Sementara itu, untuk perkiraan waktu kematian sekitar enam sampai tujuh jam.

"Jadi waktu kematian itu sekitar siang hari," katanya.

Sebelumnya, korban ditemukan meninggal dunia ketika sedang memperbaiki tower provider di Desa Tanjung Binga, Kecamatan Sijuk.

Berdasarkan kronologis kejadian pria bernama Herman (20) tersebut tewas saat sedang memperbaiki tower.

Ketinggian tower yang diperbaikinya sekitar 50 meter.

Proses evakuasi berlangsung dramatis karenamengingat  korban tergantung sangat tinggi. 

Evakuasi korban melibatkan tim dari BPBD Kabupaten Belitung, PMI, Polsek Sijuk dan lainnya mengingat jenazah korban tergantung tinggi.

"Sempat aku panggil tapi tidak ada jawab, biasanya aku panggil sekali jawab. Tapi tadi sampai aku menjerit, tidak ada jawaban," ungkap Ruslan orang tua korban saat ditemui Posbelitung.co di Ruang Jenazah RSUD Marsidi Judono.

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved