Breaking News:

Berita Sungailiat

8.000 Warga Kabupaten Bangka Dapat Bantuan Dampak Kenaikan BBM, Diberikan untuk 2 Bulan

Bantuan untuk Kabupaten Bangka dalam bentuk barang, bukan uang. Karena masyarakat membutuhkan kebutuhan pokok satu paket terdiri dari

Penulis: edwardi | Editor: Iwan Satriawan
Bangkapos.com/edwardi
Bupati Bangka Mulkan secara simbolis menyerahkan bantuan paket bahan pokok dalam rangka pengendalian inflasi dampak kenaikan bahan bakar minyak (BBM) di Kabupaten Bangka di halaman Kantor Camat Mendo Barat, Rabu (07/12/2022) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Bupati Bangka Mulkan secara simbolis menyerahkan bantuan paket bahan pokok dalam rangka pengendalian inflasi dampak kenaikan bahan bakar minyak (BBM) di Kabupaten Bangka di halaman Kantor Camat Mendo Barat, Rabu (07/12/2022).

Kegiatan ini dihadiri Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bangka Baharudin Bafa, Camat Mendo Barat Hismunandar, unsur Forkopimcam Mendo Barat, para pejabat dan pegawai di lingkungan Pemkab Bangka dan tamu undangan lainnya.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bangka Baharudin Bafa mengatakan pemerintah pusat melalui Kementerian Keuangan RI memerintahkan kepada setiap pemerintah daerah untuk mengalokasikan 2 persen Dana Alokasi Umum (DAU) untuk menyelenggarakan bantuan sosial.

"Karena kenaikan harga BBM akan menyebabkan inflasi, sehingga masyarakat kurang mampu yang terdampak diberikan bantuan sosial berupa paket sembako," kata Mo, sapaan akrabnya.

Dilanjutkannya, jumlah warga Kabupaten Bangka yang menerima bantuan ini sekitar 8.000 lebih KK.

"Bantuan ini didasari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), untuk Kabupaten Bangka diberikan kepada para pelaku UMKM yang kurang mampu, nelayan dan lainnya dalam koridor DTKS," ujarnya.

Selain itu juga boleh warga kurang mampu dari usulan kades/lurah di luar DTKS yang dinilai layak mendapatkan bantuan ini.

"Bantuan untuk Kabupaten Bangka dalam bentuk barang, bukan uang. Karena masyarakat membutuhkan kebutuhan pokok satu paket terdiri dari beras 10 kg, gula 4 kg dan minyak goreng 4 liter," ujar Mo.

Diungkapkannya, bantuan yang disalurkan ini untuk 2 bulan, yakni bulan November dan Desember 2022.

Satu paket sembako ini nilainya Rp250.000 per paket.

"Hari ini merupakan program yang pertama untuk Kecamatan Mendo Barat, Bakam, Puding Besar dan Pemali. Untuk kecamatan lainnya di hari berikutnya," jelas Mo.

Sementara itu Bupati Bangka Mulkan mengatakan dengan bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat kurang mampu di Kabupaten Bangka.

" Kami harapkan aparatur pemerintah desa bisa proaktif bila ada program bantuan seperti ini dari pemerintah pusat, jangan sampai ada desa-desa yang tidak mau memanfaat bantuan seperti ini," kata Mulkan.

Diakuinya seperti di Kecamatan Mendo Barat ini ada dua desa yang tidak mendapatkan bantuan ini, mungkin disebabkan keterlambatan pengusulan dari pekerja sosial masyarakat (PSM) desa itu.

"Nanti akan saya panggil juga PSM yang bertugas di dua desa itu, apa permasalahan dan hambatan yang dihadapi sehingga tidak mengusulkan bantuan ini," imbuhnya.(Bangkapos.com/Edwardi)


Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved