Breaking News:

Awas Ada 21 Titik Black Spot di Jalan Nasional yang Rawan Kecelakaan di Provinsi Bangka Belitung

Sebanyak 21 jalan nasional di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menjadi titik rawan kecelakaan lalulintas karena adanya Blackspot.

Penulis: M Zulkodri CC | Editor: M Zulkodri
Ist/Satlantas Polres Bateng
Sejumlah anggota Satlantas Polres Bateng saat melakukan olah TKP di lokasi laka lantas di ruas jalan Desa Terentang, Koba, Bangka Tengah, Rabu (7/12/2022) pagi. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA --Sebanyak 21 titik di jalan nasional di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menjadi titik rawan kecelakaan lalulintas karena adanya Blackspot.

Hal ini dikatakan Kepala Balai pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Bangka Belitung, Dadi Muradi yang mengatakan masalah Black Spot ini sudah menjadi perhatian pihaknya untuk ditangani pada tahun 2023 mendatang.

"Ada beberapa titik kita lakukan pendataan dan kami bertahap melaksanakan perbaikan,"kata Dadi, Kamis (8/12/2022) kepada Bangkapos.com.

Diungkapkannya perbaikan ini dari sisi geometrik dan kelengkapan jalan seperti rambu lalu lintas.

"Kita juga berkoordinasi dengan forum lalu lintas dan dinas perhubungan untuk mengatasi itu," ungkapnya.

Namun dia mengatakan black spot yang berada di jalan nasional tidak terlalu fatal dampaknya.

"Ini memang menjadi perhatian, tapi tidak terlalu fatal, tingkat kecelakaan tidak terlalu sering dan tidak fatal, " jelas Dadi.

Dia membeberkan pada tahun 2023 ada anggaran Rp4,263 Miliar untuk memperbaiki 15 titik blackspot

"Rencana penanganan 2024 nanti 6 titik (black spot), total dana rencana alokasi 2024  belum fix dengan Subdit KKJJ," katanya.

Selain itu, BPJN juga memiliki program lain seperti reservasi jalan, reservasi jembatan dan penanganan black spot dan pembuat troatoar serta memperbaiki bahu-bahu jalan.

Tahun 2023, Pagu Anggaran Rp198 miliar, untuk reservasi jalan dan jembatan serta membangun trotoar di Pangkalpinang, Koba dan Taboali.

"Kita lakukan juga reservasi jalan mulai Pangkalpinang ke Sadai, Pangkalpinang ke Mentok dan Pangkalpinang ke Belinyu.

Kalau capaian tahun 2022 progres fisik sudah 90 persen per tanggal 5 Desember 2022, mudah-mudahan akhir tahun bisa 100 persen," harapnya.

Jalan Rusak

Warga Kampung Bukit Kelurahan Toboali, menujukkan pohon pisang yang di tanam di tengah jalan akibat jalan berlubang, Selasa (8/11/2022)
Warga Kampung Bukit Kelurahan Toboali, menujukkan pohon pisang yang di tanam di tengah jalan akibat jalan berlubang, Selasa (8/11/2022) (Bangkapos.com/Adi Saputra)
Halaman
123
Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved