Breaking News:

Human Interest Story

Tak Banyak yang Melirik, Suhada Sukses Olah Daun Kedebik Jadi Minyak Herbal Khas Bangka Belitung

Daun kedebik atau familiar dikenal dengan daun kemunting ditangan dingin Suhada (52) menjadi produk olahan yang kaya akan manfaat.

Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah
Minyak herbal kedebik kaya manfaat diproduksi oleh Inti Art. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Sebagian orang tak meliriknya, bahkan tidak terpikirkan akan diolah menjadi apa.

Daun kedebik atau familiar dikenal dengan daun kemunting ditangan dingin Suhada (52) menjadi produk olahan yang kaya akan manfaat.

Kemunting atau karamunting (Rhodomyrtus tomentosa atau rose myrtle) adalah tumbuhan liar asli Asia yang tersebar hampir di seluruh Indonesia.

Tumbuhan yang memiliki buah berwarna ungu ini tumbuh liar di Bangka Belitung, bahkan umumnya, kemunting dijadikan sebagai tanaman hias. Namun, lebih dari itu, bagian daun kemunting ini berpotensi menjadi obat herbal.

Baca juga: Nikmatnya Menyantap Makanan Khas Bangka Belitung, Yuk Dicoba Lima Kuliner Ini Bikin Ketagihan

Baca juga: BNN Kota Pangkalpinang Ungkap Empat Kasus Narkoba, Total BB Hampir 100 Gram dari Lima Tersangka

Kemunting lebih sering disebut dalam bahasa Bangka kedebik, daun yang kaya akan manfaat itulah yang diolah oleh Suhada menjadi  minyak herbal.

Menurut Suhada, awalnya ia hanya berpikir bagaimana agar tumbuhan kedebik yang tumbuh liar di Bangka Belitung itu bisa termanfaatkan dengan baik, dan menghasilkan cuan.

Kemudian, ia dan sang istri terpikir untuk mengolahnya menjadi minyak herbal dari bahan alami yang tumbuh disekitar.

"Kalau kita lihat di mana saja kedebik ini tumbuh, tidak perlu tempat khusus dia bisa tumbuh liar dimana saja. Tapi sayang tidak ada yang bisa memanfaatkannya, dari situ kemauan kami berangkat, yang kita tau memang daun kedebik ini kaya manfaatnya," ungkap Suhada saat ditemui Bangkapos.com, Kamis (8/12/2022).

Bahkan secara alamiah kata Suhada, banyak ulat yang memakan daun kedebik ini sehingga diyakini memang ada kandungan-kandungan berkhasiat yang ada dalam daun kedebik.

Minyak herbal kedebik yang diolah Hada panggilan akrab Suhada, itu sempat dibawa hingga Eropa.

Dikemas dengan botol mini berukuran 30 Ml, ada yang semprotan dan Roll On.

Rumah produksi minyak herbal Hada ini diberi nama Inti Art.

"Kalau bicara manfaatnya banyak banget, mulai dari melegakan pernapasan, mencegah masuk angin, mengobati sakit kepala, meringankan batu dan pilek. Karena daun kedebik ini
telah digunakan untuk mengobati berbagai penyakit sejak dulu," jelasnya.

Dibawa ke Eropa

20221208 minyak kedebik
Minyak herbal kedebik kaya manfaat diproduksi oleh Inti Art.
Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved