Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Tingkatkan Prestasi Atlet KONI Provinsi Bangka Belitung Gelar FGD Kemajuan Olahraga    

Duduk bersama membahas arah olahraga KONI Provinsi Bangka Belitung (Babel) menggelar, Focus Group Discussion (FGD) di Pabs Cafe dan resto, Kota Pangka

Penulis: Rizki Irianda Pahlevy | Editor: Fery Laskari
bangkapos.com
KONI Provinsi Bangka Belitung menggelar, FGD di Pabs Cafe dan resto, Kota Pangkalpinang, Jumat (9/12/2022) malam. (Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy) 

BANGKAPOS.COM,BANGKA - Duduk bersama membahas arah olahraga KONI Provinsi Bangka Belitung (Babel) menggelar, Focus Group Discussion (FGD) di Pabs Cafe dan resto, Kota Pangkalpinang, Jumat (9/12/2022) malam. 

Acara ini mengangkat Tema: Olahraga Bangka Belitung Prestasi atau Mati Suri. hadir sejumlah tokoh diantaranya Ketua KONI Provinsi Bangka Belitung Ricky Kurniawan, Kabid Disparbudkepora Bangka Belitung, Harun, anggota DPR RI Bambang Pati Jaya, para pengurus cabang olahraga serta sejumlah insan olahraga. 

Ricky Kurniawan mengatakan dalam mendongkrak prestasi atlet di ajang nasional, butuh peran para pengurus cabor (Pengcab) yang melakukan pembinaan secara berjenjang. 

"Yang paling mengerti pembinaan, pelatih dan atlet ya cabor itu sendiri, dalam waktu dekat saya akan panggil seluruh cabor untuk memaparkan program apa saja dari cabor," ujar Ricky Kurniawan

Terkait anggaran, pihaknya mengakui minimnya anggaran yang diterimanya. Namun hal tersebut tidak menjadi alasan untuk tak membangun olahraga Provinsi Bangka Belitung untuk meraih prestasi. 

Terlebih Ricky Kurniawan pun membandingkan, jumlah anggaran yang relatif serupa dengan Provinsi Jambi.

Namun Provinsi tetangga tersebut justru tampil apik di PON 2021 dengan peringkat 18 dan PON 2016 menduduki peringkat 23, sedangkan di ajang PON Papua terakhir Provinsi Bangka Belitung harus puas berada di peringkat 30.

"Jadi ayo apa yang dibutuhkan cabor, tapi balik lagi kita tetap pakai skala prioritas kita tidak bisa bagi rata, kenapa ya ada cabor yang orangnya sedikit, ada cabor yang sering berprestasi dan cabor yang baru di Bangka Belitung," ucapnya. 

Untuk membangun olahraga lebih maju, Ricky Kurniawan mengatakan perlu ada komunikasi yang harus lebih diintensifkan kepada seluruh stackholders

"Mulai dari pemerintah daerah apabila kita menjelaskan kebutuhan kita, kita akan dibantu mulai dari Dispora, tapd, dewan, bumn, swasta. Sekarang tugas KONI meyakinkan para stackholder gimana cara agar membantu, ada beberapa BUMN kita minta tolong kalau gak ada dana ya bikin kegiatan turnamen saja sudah sangat membantu," jelasnya. 

Sementara itu Harun yang juga menjadi pembicara mengatakan, perlu adanya peningkatan sumber daya manusia (Sdm) di setiap cabor guna mencetak atlet berprestasi. 

"Dari sisi pelatih yang berlisensi internasional tidak sampai lima, wasit juri yang berlisensi internasional tidak sampai tiga. Secara sarana prasarana kita minim sekali, untung ada Porprov yang tujuannya percepatan pembangunan sarana dan prasarana," kata Harun. 

Senada, Bambang Pati Jaya juga mengungkapkan dalam membangun olahraga, perlu adanya penekanan terhadap anggaran pembinaan, infrastruktur dan regulasi. 

"Selama tidak ada dukungan dan kebijakan anggaran, ya begitu-begitu aja. Kalau pemimpin daerah, bukan orang atau atensi terhadap olahraga maka tidak ada dorongan ke arah sana. Perlu ada komunikasi intensi, antara KONI ke pimpinan daerah," kata Bambang Pati Jaya. ( Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved