Selasa, 19 Mei 2026

Doa

Doa Makan dan Sesudah Makan Lengkap Arab serta Artinya, Dibaca agar Berkah, Termasuk Ada Adab Makan

Ya Allah, berkahilah kami dalam rezeki yang telah Engkau berikan kepada kami dan peliharalah kami dari siksa api neraka...

Tayang:
bangkapos.com/ Dilla C ( magang )
Ilustrasi doa sebelum makan dan sesudah makan 

BANGKAPOS.COM -- Salah satu cara kita bersyukur saat mendapat rezeki adalah dengan memanjatkan doa kepada Allah SWT.

Rezeki yang kita peroleh bukan hanya berbentuk uang atau gaji saja. Lebih dari itu, ada pula rezeki yang berbentuk kesehatan, teman yang baik, hingga makanan yang tersaji untuk kita.

Dalam Islam, kita dianjurkan membaca doa makan dan setelah makan. Apa kamu sering lupa membaca doa makan dan setelah makan? Jika sering lupa maka bisa memahami arti doa makan dan setelah makan.

Membaca doa makan dan setelah makan menjadi salah satu anjuran Nabi Muhammad SAW.

Melafazkan doa makan dan setelah makan merupakan salah satu bentuk rasa syukur kamu sebagai umat Muslim.

Baca juga: 5 Bacaan Doa Agar Terlihat Cantik dan Bercahaya, Aura Wajah Terpancar Setiap Hari

Baca juga: Bacaan Doa untuk Pengantin Baru, Bisa Dibaca saat Kondangan ke Pernikahan, Lengkap Arab dan Artinya

Baca juga: Doa Sapu Jagat Lengkap dengan Arti dan Keutamaannya, Menghindarkan Diri dari Segala Bentuk Kejelekan

Doa ini juga merupakan wujud rasa terima kasih dan berharap akan selalu diberikan rezeki setidaknya untuk makan.

Doa Sebelum Makan

الَّلهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيمَا رَزَقْتَنَا، وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

"Allahumma baarik lanaa fiimaa rozaqtanaa wa qinaa 'adzaa bannar."

Artinya: "Ya Allah, berkahilah kami dalam rezeki yang telah Engkau berikan kepada kami dan peliharalah kami dari siksa api neraka."

Dari arti doa sebelum makan di atas, bisa melihat bahwa doa ini merupakan bentuk rasa terima kasih seorang Muslim terhadap Allah SWT karena sudah diberikan rezeki, dalam kasus ini, berupa makanan yang bisa mereka santap di hari itu.

Doa Setelah Makan

اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِيْنَ اَطْعَمَنَا وَسَقَانَا وَجَعَلَنَا مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ

"Alhamdulillahilladzi ath-amanaa wa saqoona wa ja'alanaa minal muslimiin."

Artinya: "Segala puji bagi Allah yang telah memberi kami makan dan minum serta menjadikan kami termasuk dari kaum muslimin."

Membaca doa makan dan setelah makan bisa menambah keberkahan dan dijauhi dari siksa api neraka.

Baca juga: Doa Bercermin Sesuai Sunnah Rasulullah, Lengkap Arab, Latin, dan Artinya

Baca juga: Bacaan Doa Agar Dibuka Pintu Rezeki yang Sesuai Ajaran Nabi, Rezeki Datang dari Arah Tak Disangka

Baca juga: Doa Agar Diberi Kemudahan saat Ujian Sekolah, InsyaAllah Memperoleh Nilai Terbaik

Maka jangan lupa baca doa makan dan setelah makan.

Selain itu, doa ini juga menunjukkan bukti bahwa Allah SWT mencintai seluruh hamba-Nya dengan sepenuh hati. Dia juga memasukkan umat Muslimin ke dalam doa ini, karena tentu saja bukan hanya kaum Muslim yang mendapatkan berkah dan kemewahan untuk makan.

Adab Makan dan Minum Sesuai Anjuran Rasulullah SAW

Dikutip dari berbagai sumber, berikut ini ada makan dan minum sesuai anjuran Rasulullah SWA:

Membaca Basmalah

Adab makan dan minum sesuai ajaran Rasulullah SAW yang pertama yaitu melafalkan basmalah sebelum makan dan minum. Pengucapan basmalah ini dianjurkan oleh Rasulullah SAW karena merupakan satu bentuk rasa syukur atas nikmat yang diberikan.

Berdasarkan buku Mukjizat Makanan dan Minuman Kesukaan Rasulullah SAW yang disusun oleh Mochammad Syahrowi Yazid, dalam sebuah riwayat, Abu Hafs Umar Bin Abu Salamah berkata:

"Ketika aku berada dalam bimbingan Rasulullah SAW, pernah suatu kali tanganku bergerak di atas piring ke segala arah, hingga Rasulullah pun berkata kepadaku, 'Wahai anak laki-laki, sebutlah nama Allah, makanlah dengan tangan kananmu, serta makanlah dari makanan yang dekat denganmu,' Maka, demikianlah cara makanku sejak saat itu." (HR Bukhari dan Muslim).

Baca juga: Bacaan Doa Ketika Mendengar Kabar Orang Lain Tertimpa Musibah, Lengkap Arab, Latin dan Terjemahannya

Baca juga: Doa Mohon Ampunan untuk Diri Sendiri, Orangtua dan Kaum Muslimin, Lengkap Arab dan Artinya

Baca juga: Bacaan Doa Menenangkan Hati, Baca saat Dirundung Sedih dan Rasa Galau agar Selalu Dilindungi Allah

Membaca Doa Sebelum Makan

Membaca doa, tidak hanya doa sebelum makan saja, melainkan doa-doa lain seperti doa sebelum tidur atau doa sebelum bepergian memang terlihat sederhana.

Namun, perbedaan antara orang yang membaca doa dan tidak membaca doa akan cukup signifikan.

Membaca doa sebelum makan tandanya berterima kasih kepada Allah SWT akan makanan yang kalian dapatkan, dan meminta ridho dari-Nya agar makanan yang kalian santap bisa membawa berkah bagi kalian.

Pembahasan lebih mendetail terkait doa sebelum makan akan dijelaskan pada sesi selanjutnya.

Menggunakan Tangan Kanan

Rasulullah SAW mengajarkan kita untuk makan dengan tangan kanan.

Selain itu, Nabi Muhammad SAW dikenal suka melakukan kegiatan apapun dengan tangan kanan.

Dari Abdullah Bin Umar, Rasulullah SAW bersabda, "Jika salah seorang dari kalian makan, hendaklah ia makan dengan tangan kanannya dan minum dengan tangan kanannya. Sesungguhnya, setan makan dan minum dengan tangan kirinya." (HR Muslim, Abu Daud, Tirmidzi, dan Ahmad).

Selain menggunakan tangan kanan, Rasulullah SAW juga menganjurkan kita untuk makan dengan tiga jari lalu menjilatinya sebelum dibersihkan. Jika ada satu suap makanan terjatuh dari tangan, beliau tidak akan meninggalkannya melainkan membersihkan dan memakannya.

"Jika satu suap makanan salah seorang di antara kalian jatuh, maka ambillah, lalu bersihkan kotorannya, jangan biarkan untuk setan. Jangan membersihkan tangannya dengan sapu tangan, namun jilatlah jari-jarinya karena ia tidak mengetahui bagian mana dari makanannya yang mengandung keberkahan," (HR Muslim).

Duduk Sembari Makan

Makan dan minum sambil berdiri tidak sesuai dengan ajaran Rasulullah SAW. Dalam sebuah hadits, Anas Bin Malik menuturkan bahwa Rasulullah SAW pernah menyebut perbuatan makan sambil berdiri sebagai perbuatan yang buruk. Rasulullah SAW bersabda,

"Kalau makan (sambil berdiri) maka itu lebih buruk dan keji," (HR Muslim).

Larangan makan dan minum sambil berdiri bukan tanpa alasan. Banyak hikmah yang terkandung di dalamnya selain etika sopan santun.

Makan dan minum sambil berdiri akan mengakibatkan asam lambung naik ke kerongkongan, sehingga akan mengakibatkan sel-sel kerongkongan mengalami iritasi.

Selain itu, organ pencernaan manusia tidak bisa berfungsi dengan baik saat mereka sedang berdiri. Baik itu usus, lambung, atau ginjal, akan bekerja lebih optimal dalam mencerna makanan ketika seseorang duduk. Ini bisa mencegah manusia dari penyakit pencernaan serta rasa kenyang berlebihan.

Tidak Meniup Makanan dan Minuman yang Panas

Adab makan dan minum sesuai anjuran Rasulullah SAW selanjutnya adalah tidak meniup makanan dan minuman yang panas. Beliau bersabda:

"Apabila kalian minum, janganlah bernafas di dalam gelas, dan ketika buang hajat, janganlah menyentuh kemaluan dengan tangan kanan," (HR. Bukhari).

Alasan dilarangnya meniup makanan dan minuman yang panas yaitu dapat membahayakan kesehatan. Setelah dilakukan beberapa penelitian ilmiah, udara yang keluar melalui tiupan atau hembusan nafas merupakan udara rusak serta penuh dengan zat karbon dioksida.

Akibatnya, makanan bisa terpapar bakteri helicobacter pylori yang menyebar melalui pernafasan. Bakteri tersebut dapat menyebabkan peradangan lapisan lambung yang berakhir menjadi tukak lambung.

Berhenti Ketika Sudah Kenyang

Kebiasaan melanjutkan makanan ketika perut kalian sudah kenyang bukanlah sesuatu yang baik.

Sesuatu yang berlebihan sangat dilarang dalam ajaran Islam. Sifat berlebihan tidak membawa hal positif, melainkan negatif dan merugikan, termasuk dalam kegiatan makan dan minum.

Islam mengatur tata cara makan dan minum, termasuk anjuran agar tidak makan dan minum secara berlebihan. Bahkan, dalam Al-Qur'an surah Al A'raaf ayat 31, Allah SWT berfirman:

يٰبَنِيْٓ اٰدَمَ خُذُوْا زِيْنَتَكُمْ عِنْدَ كُلِّ مَسْجِدٍ وَّكُلُوْا وَاشْرَبُوْا وَلَا تُسْرِفُوْاۚ اِنَّهٗ لَا يُحِبُّ الْمُسْرِفِيْنَ

Artinya: "Wahai anak cucu Adam! Pakaianmu yang bagus pada setiap (memasuki) masjid, makan dan minumlah, tetapi jangan berlebihan. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang berlebihan,"

Rasulullah SAW juga menjelaskan terkait hal ini dalam salah satu sabdanya yang berbunyi, "Jauhilah olehmu mengisi perut dengan penuh terhadap makanan dan minuman. Sebab, mengisi perut dengan penuh bisa membahayakan tubuh dan menyebabkan malas sholat," (HR. Bukhari).

Dari sisi kesehatan, memaksa makan ketika kalian sudah merasa penuh bisa berpotensi membuat perut sakit. Organ pencernaan kalian belum tentu bisa mengatasi banyaknya makanan yang masuk.

Sementara dari sisi etika, makan terus menerus akan membuat kalian terlihat rakus. Jadi, sebaiknya kalian makan dengan cukup dan berhenti ketika sudah merasa kenyang.

Mengucapkan Hamdallah Dan Membaca Doa Setelah Makan

Sama seperti membaca doa sebelum makan, doa sesudah makan sebaiknya dibaca setelah kalian makan. Hal ini menunjukkan bahwa kalian berterima kasih kepada Allah SWT atas makanan dan rezeki dalam bentuk yang Dia berikan kepada kalian.

Tidak lupa sebaiknya kalian mengucapkan “Hamdallah” atau “Alhamdulillah” ketika kalian sudah selesai makan, lagi-lagi sebagai bentuk syukur karena sudah diberikan rezeki makanan pada hari itu. Doa sesudah makan juga akan kita bahas lebih rinci pada sesi berikutnya.

(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved