Breaking News:

Tim Dosen IAIN SAS Babel Berikan Pelatihan Pembuatan Batako dan Paving block di Dusun Muntabak

Tim Pengabdian dari Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Penulis: Iklan Bangkapos | Editor: Iwan Satriawan
IAIN SAS Babel
IST/Dokumentasi IAIN SAS Babel 
BANGKAPOS.COM-Tim Pengabdian dari Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung melaksanakan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Dusun Muntabak Desa Penyamun Kec. Pemali Kabupaten Bangka. 
Tim pengabdian terdiri dari Reno Ismanto, lc., MIRKH, Rahmat Danni, M.Pd., Tauratiya, M.H., dan dua mahasiswa yaitu Muhammad Annas dan Mahbubah.
Kegiatan dilaksanakan selama dua hari, (9 -10/12/2022).
Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini merupakan kegiatan yang didanai langsung oleh Kementerian Agama pada anggaran tahun 2022. 
Dengan berbasis Metodologi Kemitraan Universitas Masyarakat (KUM), PKM mengangkat tema “Pemberdayaan Masyarakat Eks Penambang Timah Ilegal Melalui Pendampingan Pembuatan Batako dan Paving Blcok”.
Sesuai dengan tema, PKM ini mentarget eks penambang timah. Dengan pendampingan dan pelatihan pembuatan batako dan paving block, diharapkan mereka mendapat skill baru yang dapat menjadi sumber penghasilan.
Ketua tim Pengabdi, Reno Ismanto, pada Acara Pembukaan menyampaikan bahwa skill pembuatan batako atau paving block cukup menjanjikan. 
Baik untuk ditekuni sebagai usaha utama, ataupun usaha sampingan bagi yang sudah ada pekerjaan lain. 
“Tekhnik pembuatan tidak terlalu sulit, modal usaha awal yang tidak besar, dan bahan-bahan yang masih murah dan mudah, merupakan pertimbangan bahwa usaha ini menarik untuk digeluti. 
Terutama di Dusun Muntabak, Desa Penyamun, Bangka ini. Inilah yang menjadi alasan kami memilih tema ini”. Jelasnya.
Sementara Kades Penyamun, Ibu Rochani, S.Pd.AUD, menyampaikan bahwa Pemerintah Desa sangat senang karena dipilih oleh Dosen IAIN SAS Babel sebagai lokasi Pengabdian. 
“Kami sangat berterima kasih, Pak!. Kalau di luar, ilmu ini kami harus membayar, dan mahal. 
Tapi sekarang kami difasilitasi tanpa perlu membayar. Insya Allah kegiatan ini sangat bermanfaat bagi warga”, ungkap beliau.
Kegiatan PKM ini menghadirkan Narasumber Nyaman Adinata.
Dia merupakan praktisi yang telah menekuni usaha/bisnis batako sejak tahun 2008. 
Sudah empat belas tahun usahanya berjalan dengan sukses. Selain itu dia juga telah banyak melahirkan pengusaha batako sukses lainnya.
Karena dia mendorong pekerja-pekerjanya yang dianggap mampu untuk lepas darinya dan merintis sendiri usaha batako.
Dalam kegiatan ini, Narasumber membeberkan rahasia-rahasia, tips pembuatan batako dan paving block serta strategi pemasarannya.
“Perlu diperhatikan pemilihan bahan, terutama pasir yang berkualitas," ungkap Nyaman Adinata.
Karena tidak semua pasir bagus untuk bahan batako. Cetakan juga penting. Model yang pas mempengaruhi hasil serta efisiensi waktu pembuatan. Dengan cetakan saya ini, dalam sehari bisa menghasilkan 400-500 batako/paving block”, terangnya.
Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan praktik. Narasumber mencontohkan tahapan demi tahapan pembuatan batako.
Mulai dari takaran bahan, cara mengaduk, proses pencetakan dan pengeringan/pengerasan batako.
Agar semakin mantap, semua peserta diberi kesempatan untuk mencoba mencetak batako/paving block.
Perpaduan antara tema yang menarik dan narasumber yang menguasai, membuat peserta begitu antusias mengikuti kegiatan. 
Beberapa peserta bahkan berencana langsung Latihan/magang di pembuatan batako untuk memperdalam skill ini. 
Sehingga selanjutnya bisa langsung memulai usaha pembuatan batako dan paving block.
Pada kegiatan ini, tim Pengabdi menyumbangkan bahan-bahan pembuatan batako berupa pasir dan semen serta alat-alat pembuatan batako seperti cetakan batako dan paving block, cangkul, skop dan penyaring pasir, kepada Pemerintah Desa Penyamun.
Pengabdian Kepada Masyarakat ini merupakan salahsatu Tri Dharma Pendidikan Tinggi yang harus dilaksanakan oleh Dosen, termasuk IAIN SAS Babel.
Dengan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat diharapkan Institusi Pendidikan Tinggi tidak hanya berkutat dalam teori yang melangit, tetapi juga hadir dalam rill kehidupan masyarakat.
 
Penulis : Reno Ismanto
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved