Minggu, 12 April 2026

Berita Pangkalpinang

PT ThorCon Power Indonesia Berharap Pembangkit Nuklir Masuk Program Pembangunan Energi Pemerintah

Indonesian Nuclear Youth Society atau Komunitas Pemuda Nuklir Indonesia menggelar seminar nasional dengan tema Energi dan Bangka Belitung.

Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Iqbal Pratama
INYS menggelar seminar tentang Energi dan Bangka Belitung di Rumah Dinas Gubernur Babel, Kamis (15/12/2022). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Indonesian Nuclear Youth Society atau Komunitas Pemuda Nuklir Indonesia menggelar seminar nasional dengan tema Energi dan Bangka Belitung, Transformasi Energi Menuju Bangka Belitung Berdaulat di Mahligai Rumah Dinas Gubernur Babel, Kamis (15/12/2022).

Selain seminar, juga digelar peluncuran Festival Nuklir Nasional ke-2 Tahun 2022.  

Kegiatan tersebut dimulai pukul 09.00 sampai 12.00 WIB, yang dihadiri PJ Gubernur Bangka Belitung Ridwan Djamalludin, Chief Operating Officer PT ThorCon Power Indonesia, Bob S Effendi dan dihadiri mahasiwa Universitas Bangka Belitung, Politeknik Manufakfur Negeri Bangka Belitung, dan siswa SMAN 1 Pangkalpinang, SMAN 2 Pangkalpinang, dan SMAN 3 Pangkalpinang. 

Pj Gubernur Bangka Belitung, Ridwan Djamaluddin merespons positif kegiatan seminar tersebut.

Hal ini sesuai program pemerintah ke depan untuk pembangunan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN). 

"Semoga kegiatan ini memberikan manfaat bagian kita semua," harap Ridwan.

Sementara itu, program Festival Nuklir Nasional akan dipusatkan di Bangka Belitung, karena Bangka Belitung diproyeksikan sebagai provinsi berdirinya PLTN pertama. 

Bob mengatakan pemerintah telah menetapkan target net zero emisi 2060, sesuai target climate change (perubahan iklim) yang sudah ditanda tangani menjadi undang-undang. 

Dia berharap ke depannya program nuklir ini masuk program pemerintah dan jangan dianggap sebagai persoalan negatif.

"Saat ini dalam simulasi kami, pemerintah menargetkan tahun 2040 nanti, harus beroperasi PLTN berkapasitas 8 Giga Watt. Berarti jika satu PLTN menghasilkan 500 Mega Watt, artinya kurang lebih 16 PLTN tersebar di seluruh Indonesia. Diharapkan beroperasi pada 2032, PT Tharcon sesuai dengan jadwal yang direncanakan. Kami menyampaikan kepada pemerintah bahwa dengan dana investasi swasta Rp700 triliun untuk membangun PLTN secara swasta, dengan skema menjual listrik kepada PLN tarif di bawah harga batu bara atau di bawah pokok produksi nasional," jelas  Chief Operating Officer PT ThorCon Power Indonesia, Bob Effendi.

Bob menyampaikan pemerintah menanggapi positif rekomendasi dari PT ThorCon. 

"Harapannya dengan diselenggarakan Festival Nuklir Nasional ke-2, dapat terus mengedukasi dan mensosialisasi khususnya generasi muda terhadap nuklir. Karena perspektif nuklir diselimuti berbagai stigma-stigma hoaks yang tidak didukung data yang valid," ungkapnya.

Perwakilan INYS Andrianto mengakui nantinya akan banyak perspektif pro dan kontra.

Hanya saja INYS tetap semangat mengedukasi kepada masyarakat khususnya Bangka Belitung

Sebagai pihak yang menyelenggarakan acara, dia berharap kegiatan tersebut memberikan edukasi kepada masyarakat sehingga menerima informasi yang positif.

"Agar masyarakat paham dan siap untuk menjadi tuan rumah PLTN pertama di Bangka Belitung," kata Adrianto. (Bangkapos.com/Iqbal/W3)

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved