Berita Duka Cita
El Tjandring Telah Pergi, Selamat Jalan Sang Editor
El Tjandring telah pergi. Sang Editor (Redaktur) itu telah pergi untuk selamanya. El Tjandring yang merupakan Karyawan Bangka Pos ini menghembuskan na
Penulis: Nur Ramadhaningtyas |
BANGKAPOS.COM , BANGKA - El Tjandring telah pergi. Sang Editor (Redaktur) itu pergi untuk selamanya. El Tjandring merupakan Karyawan Bangka Pos menghembuskan nafas terakhir pada usia 44 tahun. Ia meninggal dunia pada Hari Selasa, Tanggal 20 Desember 2022 siang.
Jenazahnya kemudian dimakamkan, Rabu (21/12/2022) di Taman Peristirahatan Zion, Jalan Semujur Atas, Pangkalanbaru, Kabupaten Bangka Tengah (Bateng).
Suasana haru menyelimuti pemakaman, El Tjandring siang tadi. Diiringi lagu puji-pujian, keluarga hingga kerabat mengantar Jenazah El Tjandring ke tempat peristirahatan terakhirnya.
Doa-doa pun dipanjatkan oleh pendeta sebelum peti mati El Tjandring diturunkan ke liang lahat.
Tak lama kemudian, sekitar Pukul 14.00 WIB peti berwana putih itu diturunkan. Mulai istri dan ketiga anak El Tjandring diikuti kerabat lain yang hadir langsung menabur bunga ke liang lahat.
Satu per satu bergantian mendoakan pria yang selama lebih satu tahun terakhir berjuang melawan penyakitnya.
Tangis istri dan ketiga anaknya pun pecah seketika. Raut duka terlihat jelas pada wajah sang anak dan istri yang ditinggalkan.
Namun Istri El Tjandring, Fyllalinas Feoh tampak berusaha tegar seraya memeluk sang bungsu erat-erat. Ia kemudian menyampaikan rasa terima kasihnya kepada orang-orang yang sudah membantunya selama ini.
Terlebih untuk kerabat yang sudah menjaga anak-anaknya dan juga Bangka Pos, tempat El Tjanding sejak sembilan tahun terakhir bekerja.
"Terima kasih kepada semua yang sudah datang mengantar suami saya hingga ke pemakaman. Saya benar-benar mengucapkan terima kasih kepada yang sudah membantu. Dari yang menjaga anak-anak saya, juga buat Bangka Pos yang selama ini menjadi kaki tangan saya selama pengobatan, saya ucapkan banyak-banyak terima kasih," ujar ibu tiga anak ini, Rabu (21/12/2022)
"Tuntas sudah keinginan El Tjandring sebelum berpulang yakni berkumpul dengan ketiga buah hati kami," lanjutnya.
Sementara itu Pemimpin Perusahaan Bangka Pos Group, Vivi yang saat itu hadir juga turut berbela sungkawa. Di matanya, sosok El Tjandring adalah teman yang luar biasa.
"El Tjandring dikenal sebagai sosok yang murah senyum. Ia adalah teman yang menyenangkan dengan keramahannya bagi rekan-rekan. Selama ini ada satu meja yang bertahun-tahun diisi oleh El saat sore hari mengisi (editing -red) berita. Semoga istri dan anak-anak El yang ditinggalkan kuat dan terus semangat. Semoga El mendapat tempat terbaik di sisi Bapa," kata Vivi, Rabu (21/12/2022).
Pada akhir acara pemakaman, sang pendeta menyampaikan pesan teladan yang patut dicontoh. "Hal yang perlu dicontoh dari sosok El Tjandring adalah semangatnya beribadah. Ia pergi ke gereja sambil tertatih-tatih di saat kakinya sudah sakit. Ketika diberi ujian dirinya masih mendekatkan diri ke tuhan. Natal tahun ini pun dirayakan El Tjandring bersama Bapa di Surga," ujar sang pendeta.
Sebelumnya, jenazah El Tjandring selama semalaman disemayamkan di Rumah Duka Bhakti Sosial (Ahon). Ibadah penghiburan dan pelepasan pun telah dilakukan dan dihadiri oleh banyak kerabat yang mendoakan. (Bangkapos.com/Nur Ramadhaningtyas)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20221221-Pemakaman-El-Tjandring.jpg)