Breaking News:

Berita Bangka

Ingin Buka Coffee Shop Sendiri? Selain Modal, Yuk Simak Tipsnya dan Perencanaannya Berikut Ini

Membuka coffee shop butuh perencanaan yang matang. Selain mempersiapkan modal, beberapa hal lain juga harus diperhatikan.

Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah
Ilustrasi coffee shop di Pangkalpinang. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Membuka coffee shop butuh perencanaan yang matang. Selain mempersiapkan modal, beberapa hal lain juga harus diperhatikan agar coffee shop dapat sukses.

Dengan luasnya pasar kopi di Indonesia, bisnis coffee shop menjadi salah satu peluang yang cukup menjanjikan.

Di Kota Pangkalpinang sendiri kian banyak bermunculan kedai kopi shop ini, baik yang kecil hingga besar.

Namun, dibalik setiap suksesnya coffee shop ada perencanaan serta hitungan biaya yang efisien dan jitu.

Baca juga: Hijau Biru Babel-Ku Jangan Hanya Slogan, Sungai di Bangka Belitung Diklaim Alami Pencemaran Serius

Baca juga: Pasca Tenggelamnya TB Muara Sejati, Tim SAR Teruskan Pencarian 6 ABK yang Hilang di Selat Karimata

Dira Davega penggiat kopi di Bangka Belitung sekaligus konsultan kopi di Bangka menyebut, baiknya sebelum membuka coffee shop individu tersebut sudah melakukan riset terlebih dahulu.

Riset dimulai mendatangi kopi shop yang ada, dan mencatat apa saja yang dilakukan dan dibutuhkan orang-orang di coffee shop, serta apakah kawasan tersebut termasuk yang rutin mengunjungi coffee shop atau tidak.

"Terus setelah riset, kita sudah boleh menentukan konsep kopi shop yang diinginkan seperti apa, karena ini akan menentukan besaran modal yang kita butuhkan. Mulai bisa kita buat list apa-apa saja yang dibutuhkan dari konsep itu mulai dari harga mesin kopi, furniture, biaya marketing, dan lainnya," sebut Dira kepada Bangkapos.com, Jumat (6/1/2023).

20230106  Coffee Shop Bricks di Sungailiat
Coffee Shop Bricks di Sungailiat

Setelah konsep jelas dan tertata, kata Dira untuk modal yang dibutuhkan juga bisa diketahui secara pasti.

"Untuk yang setelah hitung-hitungan namun modal masih kurang juga kita bisa cari patner bisnis yang kira-kira pas untuk kerja sama. Atau cari investor yang membantu permodalan, itu dengan membuat proposal usaha semenarik mungkin, mulai dari perencanaan bisnis kamu, sehingga membuat investor tertarik menaruh uangnya pada bisnis kamu," jelasnya.

Selain konsep yang baik, Dira menegaskan owner juga harus mampu membuat kopi yang baik, minimal paham akan kopi itu sendiri.

Kemudian paham memanajemen keuangan dengan baik sehingga bisa memantau karyawan dalam penghitungan keuangan.

"Lalu baru cari deh lokasi yang strategis di lokasi kamu, kalau lokasi tidak strategis kurang mensuport orang-orang untuk datang. Jadi lokasi yang baik sangat menentukan bisnis kamu," bebernya.

Kemudian, mulai tentukan siapa target marketnya sehingga bisa menentukan pendapatan nantinya.

"Misalnya untuk usia dewasa 30 tahun ke atas mereka sukanya kopi yang seperti apa, kemudian usia dewasa muda usia 18-30 itu suka kopi apa, nah nanti tentukan arah market kopi shop kamu siapa dari sana bisa ketahuan," tuturnya.

Baca juga: Diduga Mabuk Lem Pelajar SMP di Sungailiat Adu Jotos, Satu Korban Luka Sabetan Pisau di Leher

Baca juga: Kadis Pendidikan Bangka Sesalkan Perkelahian Antar Pelajar Gegara Game Online

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved