Minggu, 19 April 2026

Berita Sungailiat

Pergi Mancing Udang, Warga Desa Mendo Ini Ditemukan di Dasar Sungai Mendo Akibat Diterkam Buaya

Muhammad Arpani (24) ditemukan dslam kondisi meninggal dunia di dasar aliran muara Sungai Mendo Desa Mendo, Kecamatan Mendobarat, Jumat (6/1/2023).

Penulis: deddy_marjaya | Editor: Novita
Ist/Dokumentasi Polsek Mendobarat
Kapolsek Mendobarat Iptu Defriansyah melaksanakan sambang duka ke warga Desa Mendo Kecamatan Mendobarat Kabupaten Bangka yang menjadi korban terkaman buaya, Ju'at (6/1/2023). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Buaya sungai yang terkenal ganas di Bangka kembali memakan korban.

Muhammad Arpani (24) ditemukan dslam kondisi meninggal dunia di dasar aliran muara Sungai Mendo Desa Mendo, Kecamatan Mendobarat, Kabupaten Bangka, pada Jumat (6/1/2023).

Arpani ditemukan sekitar 10 jam usai menghilang setelah diterkam buaya saat korban sedang memancing.

"Berdasarkan keterangan saksi, rekannya, korban diterkam buaya saat mancing pukul 19.00 WIB tadi malam. Sekitar pukul 05.00 WIB dini hari tadi berhasil ditemukan warga yang melakukan pencarian sudah dalam kondisi meninggal dunia dengan luka putus tangan," ungkap Kapolsek Mendobarat Iptu Defriansyah

Kejadian warga Desa Mendo Kecamatan Mendobarat yang menjadi korban terkaman buaya, bermula saat sekelompok warga pergi memancing seperti biasa.

Muhammad Arpani bersama rekannya satu desa, yakni Kamir (34) dan Agus (30), pergi memancing udang menggunakan perahu dayung masing-masing dia liran Muara Sungai Mendo.

Berdasarkan keterangan kedua rekan korban, mereka memancing udang dari perahu masing-masing dengan jarak tidak berjauhan, hanya beberapa meter saja.

Saat itu sekitar pukul 19.00 WIB. Rekan-rekan korban melihat Muhamad Arpani terjatuh dari perahu dan kurang melihat penyebabnya.

Arpani sempat berteriak sehngga rekan korban berusaha mendekati. Namun korban sudah menghilang ke dalam air dan hanya terlihat buih buih bergerak dari dalam air.

Muhammad Arpani seperti ditarik sesuatu ke arah dasar sungai dan mereka menduga diterkam buaya.

Melihat kejadian tersebut, kedua rekan korban pergi menuju kampung meminta bantuan warga lainnya. Kemudian beramai-ramai kembali ke lokasi menggunakan perahu perahu.

Namun usaha warga mencari korban di sekitar lokasi, baru berhasil sekitar pukul 05.00 WIB.

Saat itu, sejumlah warga dan keluarga yang masih mencari korban menggunakan tombak ikan mengenai sesuatu di dasar sungai.

Saat tombak ditarik, ternyata mengenai paha korban dan terangkat saat tombak ditarik. Kondisi korban saat diangkat sudah dalam kondisi meninggal dunia, tangan sebelah kanan putus dan ada sejumlah luka akibat gigitan buaya.

Selanjutnya, korban dibawa ke kediaman untuk disemayamkan dan dikebumikan

"Korban sudah dikebumikan di TPU setempat tadi bersama anggota melakukan sambang duka ke rumah korban," kata Iptu Defriansyah. (Bangkaps.com/Deddy Marjaya)

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved