Horizzon

Mengapresiasi Jumat Curhatnya Polisi

Melalui Jumat Curhat, polisi melakukan jemput bola di entitas terkecil di masyarakat dan kemudian dilakukan dialog dua arah

Editor: suhendri
Bangka Pos
IBNU TAUFIK Jr / Pemred BANGKA POS GROUP 

MELIHAT dari namanya, program Jumat Curhat ini tampaknya sekadar basa-basi bin seremoni yang digagas oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Apalagi, program semacam ini dirasakan perlu dilakukan untuk mendongkrak kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian pascakasus Sambo.

Melalui Jumat Curhat, polisi melakukan jemput bola di entitas terkecil di masyarakat dan kemudian dilakukan dialog dua arah. Kapolri memerintahkan program ini dilakukan di masing-masing satuan wilayah (satwil) mulai dari polda, polres hingga polsek.

Pelaksanaannya, kita bisa melihat bahwa Jumat Curhat ini begitu masif diselenggarakan di banyak tempat di seluruh wilayah Indonesia. Dan menariknya, diharapkan melalui program Jumat Curhat ini, bisa diselesaikan minimal satu masalah langsung saat kegiatan dilaksanakan.

Tak terkecuali, kegiatan Jumat Curhat juga masif dilakukan di wilayah Polda Kepulauan Bangka Belitung. Terpantau beberapa satuan wilayah juga menyelenggarakan Jumat Curhat. Kapolda Kepulauan Bangka Belitung Irjen Pol Yan Sultra Indrajaya juga tampak bersemangat menyambangi masyarakat dengan label Jumat Curhat ini.
Terhitung dua Jumat berturut-turut, Kapolda mengikuti program ini, yaitu di Bangka Barat dan juga di Pangkalpinang.

Dari kegiatan ini, polisi mendengar langsung keluhan dan juga problem yang ada di masyarakat. Dikemas dengan cara santai, jauh dari seremoni kedinasan, acara ini menjadi cukup cair sehingga masyarakat yang ikut hadir di acara tersebut juga merasa nyaman menyampaikan unek-uneknya.

Melihat dua putaran Jumat Curhat yang sudah dilaksanakan, tampaknya label bahwa program ini adalah seremoni belaka menjadi tudingan yang berlebihan. Apresiasi patut diberikan kepada polisi dan kegiatan tersebut bisa menjadi jembatan antara polisi dengan masyarakat.

Tak hanya itu, kita justru harus mendorong agar kegiatan ini menjadi kegiatan rutin yang dilembagakan. Artinya, kegiatan positif ini sebisa mungkin menjadi pola baru polisi mendekatkan diri dengan masyarakat.

Kita bisa membayangkan, bagaimana elemen masyarakat di entitas paling kecil, semisal selevel RT/RW, atau entitas dalam kelompok tertentu semisal penarik ojek, pedagang pasar didatangi kapolsek atau kapolres dan bahkan kapolda, langsung di tempat mereka bekerja.

Selain bangga bisa berdialog langsung dengan kapolsek, mereka juga tak perlu datang ke kantor polisi untuk sekadar bertemu dengan pejabat yang selalu memberikan layanan keamanan dan ketertiban yang mereka butuhkan setiap hari.

Dan yang terpenting, disamperin oleh kapolsek atau bahkan kapolda, mereka akan merasa diakui entitasnya sebagai warga negara. Masyarakat paling kecil akan merasakan kehadiran langsung negara di kehidupan mereka melalui pejabat kepolisian.

Kita bahkan bisa mengabaikan masalah yang muncul dan terselesaikan dalam dialog tersebut. Sebab esensi hadirnya negara di elemen masyarakat paling kecil, di situlah munculnya fondasi dari bela negara pada di lapisan masyarakat paling bawah.

Bagi polisi, situasi ini juga tengah mereka butuhkan bukan hanya untuk 'menutupi' aib kasus Sambo dan seabrek masalah di institusi tersebut. Lebih dari itu, Jumat Curhat tampaknya juga pas untuk menjadi ajang eksistensi sekaligus positioning institusi kepolisian di masyarakat yang sesungguhnya.

Dalam catatan kita, program-program lain pernah dilakukan kepolisian dalam upaya mereka mendekatkan diri dengan masyarakat. Namun, tampaknya meski terkesan sederhana, Jumat Curhat adalah langkah positif yang bukan hanya harus dipertahankan, melainkan dilembagakan.

Kita tahu, polisi adalah institusi yang memang masih banyak harus berbenah. Jumat Curhat tampaknya akan menjadi cerminan sekaligus indikator bagaimana proses metamorfosis kepolisian ini berjalan dengan baik. (*)

Sumber: bangkapos
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved