Senin, 13 April 2026

Beeita Bangka Selatan

DPMPTSP Bangka Selatan Terbitkan Sebanyak 2.081 Perizinan dan Non Perizinan dari Sembilan Sektor

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Bangka Selatan selama tahun 2022 lalu menerbitan sebanyak 2.081 perizinan.

Penulis: Adi Saputra | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Adi Saputra
Kepala Bidang Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bangka Selatan Juliandi? 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bangka Selatan (Basel), selama tahun 2022 lalu menerbitan sebanyak 2.081 perizinan dan non perizinan.

Penerbitan izin dan non izin tersebut dilakukan DPMPTSP Kabupaten Bangka Selatan sesuai dengan permintaan dari pemohon untuk menerbitkan surat resmi.

Kepala Dinas DPMPTSP Hermawan Harrisaputra melalui Kabid DPMPTSP Juliandi, mengatakan pihaknya telah menerbitkan perizinan dan non perizinan.

"Sejak awal bulan Januari hingga Desember 2022 kemarin, kita sudah menerbitkan perizinan dan non perizinan sesuai dengan permintaan dari sembilan sektor," kata Juliandi kepada Bangkapos.com, Rabu (18/01/2023).

"Dari jumlah seluruh sektor yang diterbitkan perizinan dan non perizinan, sektor lingkungan yang tertinggi di tahun 2022 lalu," terangnya.

Menurutnya, dari sembilan sektor itu meliputi sektor transportasi, perindustrian, lingkungan hidup, pertanian, pekerjaan umum dan perumahan rakyat, kelautan dan perikanan, perdagangan, kesehatan, obat dan makanan, serta pariwisata.

"Iya, dari sembilan itu penerbitannya rata-rata kita rekap jumlahnya sama. Tidak ada kenaikan secara signifikan, akan tetapi sebelum menerbitkan perizinan dan non perizinan kami teliti dahulu," kata Juliandi.

Lebih lanjut Juliandi, menegaskan bahwa pihaknya tidak memungut biaya ketika masyarakat ingin mengurus perizinan dan semua gratis.

"Tidak ada biaya apapun, kita jamin gratis tidak ada dipungut biaya. Jadi kami minta kepada masyarakat yang ingin mengurus perizinan datang saja kesini, kami siap melayani dan membantu masyarakat," tegasnya.

Juliandi menyebutkan pihaknya bukan hanya melayani di kantor, akan tetapi memiliki program keliling dengan ikut serta program Aik Bakung yang digencarkan pemerintah daerah.

"Baru-baru ini kita buka pelayanan di desa-desa, jadi masyarakat bisa datang langsung ke Desa ataupun ke kantor sini. Kami akan selalu melayani masyarakat, sesuai janji pimpinan kita harus lebih melayani masyarakat," sebut Juliandi.

"Jangan sampai masyarakat takut untuk datang ke sini, terutama mengurus perizinan yang memang harus dibuat oleh masyarakat," ujarnya.

Ia berharap di tahun 2023 ini, masyarakat bisa lebih meningkat mengurus perizinan apalagi sekarang pelayanan dibuka secara terbuka.

"Mudah-mudahan meningkat, tapi setiap tahun ada peningkatan walaupun tidak banyak tapi kita lihat dari data ada peningkat tapi tidak banyak," harap Juliandi.

Artinya masyarakat Kabupaten Bangka Selatan sangat peduli, untuk mengurus perizinan yang memang harus di urus ketika dibutuhkan. (Bangkapos.com/Adi Saputra)

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved