Berita Pangkalpinang
Baru Dua Minggu Berjualan, Motor Penjual Sate di Bangka Hilang Setelah Dipinjam Orang
Niat hati membantu, namun penjual sate kini malah gigit jari usai motor Mio miliknya tak kunjung kembali
Penulis: Ardhina Trisila Sakti CC | Editor: Ardhina Trisila Sakti
BANGKAPOS.COM, BANGKA - Sepeda motor penjual sate di Bangka tak kunjung kembali usai dipinjam orang tak dikenal, Rabu (18/1/2023).
Korban adalah penjual sate di Girimaya, Kota Pangkalpinang. Sementara terduga pelaku merupakan seorang perempuan.
Terduga pelaku berdalih meminjam motor penjual sate untuk melaporkan anaknya yang hilang ke kantor polisi.
Niat hati membantu, namun penjual sate kini malah gigit jari usai motor Mio miliknya tak kunjung kembali.
Baca juga: Belum Genap Setahun Mengabdi, Guru Honorer di Bangka Tengah Ini Terancam Kehilangan Pekerjaannya
Baca juga: Kelebihan Hp Samsung Galaxy A23 5G Kamera Super OIS, Layar FHD+, Baterai Jumbo, NFC, dan RAM 128GB
Baca juga: Bangga Anaknya Masuk Indonesian Idol, Ayah Danil Pratama Minta Dukungan Masyarakat Bangka Belitung
Baca juga: Adik Ferry Irawan Muncul Beri Pembelaan: Kakak Saya Bukan Parasit, Dia Juga Berpenghasilan
Kapolsek Bukit Intan, Kompol Ferrey Hidayat saat dikonfirmasi membenarkan terkait adanya dugaan pencurian sepeda motor yang terjadi.
"Iya sekitar pukul 15.00 terduga pelaku ini minjam sepeda motor ke penjual sate depan Polsek. Saat itu alasannya mau buat laporan ke Polresta Pangkalpinang kalau anaknya hilang. Tapi sampai saat ini motor itu belum dikembalikan," ujar Kompol Ferrey Hidayat saat dikonfirmasi Bangkapos.com, Kamis (19/1/2023).
Terduga pelaku sebelumnya sempat mendatangi kantor Polsek Bukit Intan untuk membuat laporan orang hilang.
Namun karena lokasi hilangnya bukan di wilayah hukum Polsek Bukit Intan, polisi kemudian mengarahkan terduga pelaku untuk melapor ke Polsek Pangkalan Baru atau Polresta Pangkalpinang.
"Iya (terduga pelaku) datang ke Polsek bilang anaknya hilang umur 4 tahun. Lalu ditanya anggota piket 'hilangnya dimana?'. Dia bilang di Manunggal Pangkalanbaru," kata Kompol Ferrey Hidayat
"Karena locusnya bukan di kita (Polsek Bukit Intan), sama anggota dibilang untuk lapor ke Polsek Pangkalan baru atau ke Polresta Pangkalpinang karena gak mungkin kalau kita yang nerbitkan laporannya," tambahnya.
Sementara Agus, kakak penjual sate menceritakan warga sekitar sempat mengingatkan adiknya agar tidak meminjamkan motor kepada terduga pelaku.
"Kalau kata warga sekitar orang itu (terduga pelaku) sering minta uang. Tapi adik gak tau karena baru jualan dua minggu. Saat motornya dipinjem juga sudah diingatkan warga. Terus saat adik berubah pikiran sempat manggil orang itu, tapi motor sudah langsung dibawa pergi," ungkap Agus kepada Bangkapos.com, Kamis (19/1/2023)
Hingga kini, penjual sate masih bersabar dan menunggu itikad baik terduga pelaku pencurian,
"Kalau saat ini adik belum mau buat laporan, katanya nanti aja masih nunggu siapa tau ada itikad baik dari pelaku mau balikin motornya," ujar Agus.
Sementara pihak dari Polsek Bukit Intan telah melakukan pencarian terkait keberadaan terduga pelaku dan kendaraan milik korban.
"Saat ini masih dicari, tapi untuk wajah dan ciri-ciri sudah tau jadi sudah ada petunjuk," ungkapnya.
(Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/sate-buntel-khas-solo.jpg)