Breaking News:

Berita Pangkalpinang

BMKG Prediksi Banjir Rob Masih Tinggi Hingga 4 Hari Kedepan, Gelombang Laut Naik Cukup Signifikan 

Puncak penghujan masih akan berlangsung hingga pertengahan Februari, hingga periode tersebut potensi hujan sedang-lebat masih

Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: Iwan Satriawan
Ist
Logo BMKG 

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pangkalpinang prediksi peringatan dini banjir Rob masih terjadi hingga 28 Januari 2023 nanti.

Koordinator Bidang Data dan Informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pangkalpinang Kurniaji menyebut, gelombang air laut untuk dua hari kedepan diprediksi bakal terjadi kenaikan yang cukup signifikan.

"Dimana untuk perairan selat Bangka dan selat Gelasa dapat mencapai maksimum 1.5 - 2 m (kategori sedang), perairan utara Bangka dan selat Karimata 2 - 2.5 m (kategori sedang) dan perairan selatan bangka 2.5 - 3 m (kategori tinggi)," ungkap Kurniaji kepada Bangkapos.com, Selasa (24/1/2023).

Menurutnya, gelombang air laut tidak terlalu berpengaruh ke banjir Rob, tapi yang lebih besar adalah fenomena pasang surut air lautnya.

"Hingga akhir Januari hujan ringan-sedang diprakirakan masih akan terus berlangsung pada periode dini hingga pagi hari dilanjutkan siang hingga sore hari. Senada dengan hujan, berdasarkan data dari Boost Center DKP Provinsi Babel, kenaikan pasang pesisir yang cukup krusial juga diprakirakan terjadi pada periode yang hampir sama yaitu pada periode pukul 04.00 sampai dengan 09.00 WIB," paparnya.

Kata Kurniaji, hal tersebut yang membuat BMKG bekerja sama dengan stakeholder kebencanaan mengumunkan bahwa hingga akhir Januari potensi banjir rob masih cukup tinggi di wilayah Babel khususnya Kabupaten Bangka Barat, Kabupaten Bangka, Pangkalpinang dan Wilayah Belitung Timur.

"Puncak penghujan masih akan berlangsung hingga pertengahan Februari, hingga periode tersebut potensi hujan sedang-lebat masih cukup tinggi namun untuk potensi banjir rob tidak lah sebesar periode 20-28 Januari krena setelah tanggal 28 Januari, periode waktu terjadinya pasang maksimum diprakirakan akan bergeser," jelasnya.

Dia menghimbau, masyarakat juga untuk terus waspada serta untuk selalu memantau informasi terkini dari BMKG baik informasi prakiraan cuaca harian dan informasi peringatan dini cuaca ekstrim.

(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

 

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved