Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Ombudsman Apresiasi Kepedulian Pemprov Beri Beasiswa Mahasiswa, Pencairan Harus Tepat Waktu

Kita berharap keterlambatan penyaluran beasiswa tidak terjadi tahun ini. Sehingga, kami harap Pemprov Babel dapat intens

Penulis: Cici Nasya Nita | Editor: Iwan Satriawan
Bangkapos.com/Sela Agustika
Kepala Perwakilan Ombudsman RI Bangka Belitung, Shulby Yozar Ariadhy 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kepala Perwakilan Ombudsman RI Bangka Belitung, Shulby Yozar Ariadhy mengapresiasi atas kepedulian pemerintah provinsi Bangka Belitung yang memberi bantuan beasiswa kepada mahasiswa.

Pada tahun 2023, pemerintah provinsi telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp10,94 miliar.

"Hal ini merupakan upaya memajukan kualitas pendidikan sekaligus meningkatkan angka partisipasi di bidang pendidikan secara data. 
Apalagi, Pemprov memberikan kesempatan beasiswa bagi penyandang disabilitas untuk menempuh Pendidikan tinggi, ini hal besar sebab diharapkan dapat memacu penyandang disabilitas lainnya untuk berani berkarya dan berkontribusi membangun daerah serta meningkatkan kualitas hidupnya melalui kualifikasi pendidikan yang memadai," ujar Yozar, Selasa (24/1/2023).

Kedati begitu, Ombudsman Bangka Belitung menyoroti pencairan beasiswa mahasiswa pada tahun 2022 yang sempat terlambat.

Dia berharap pada tahun 2023, pencairan beasiswa untuk mahasiswa harus tepat waktu.

"Kita berharap keterlambatan penyaluran beasiswa tidak terjadi tahun ini. Sehingga, kami harap Pemprov Babel dapat intens berkonsultasi atau meminta evaluasi kepada Kementerian terkait agar segala administrasinya sesuai aturan yang berlaku sebab tentu mekanisme di pusat terbilang cukup dinamis, tidak terkecuali terkait rumusan dasar hukum penyaluran beasiswa tersebut," katanya.

Menurutnya berbagai kebijakan Pemprov Babel terkait bidang pendidikan sudah sesuai dengan konsep pelayanan publik.

Mulai dari membuka kelas baru dan rencana pembangunan sekolah baru, ini berdampak ke banyak hal positif, salah satu diantaranya antisipasi PPDB.

"Kemudian bantuan pendidikan bagi siswa tidak mampu, beasiswa pendidikan tinggi dalam dan luar Babel, serta sekarang memfasilitasi penyandang disabilitas juga untuk mengakses pendidikan tinggi, serta beberapa hal lainnya," katanya.

Dia menyarankan semua tinggal mendukung konsistensi tingkat Pelaksana dalam merealisasikan kebijakan-kebijakan baik tersebut sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

"Kemudian secara perlahan, kami juga berharap seluruh Pemda di Babel dapat mulai mewujudkan kebijakan pendidikan inklusif serta realisasi penanganan anak putus sekolah tidak hanya dari sisi pencegahan namun juga kebijakan dalam hal mengembalikan anak yang putus sekolah untuk kembali bersekolah," katanya.

Anggaran Meningkat

Pemerintah provinsi Bangka Belitung mengalokasikan Rp10,94 miliar untuk beasiswa mahasiswa pada tahun 2023.

Angka anggaran ini meningkat bila dibanding dengan tahun lalu yang sebesar Rp9 miliar.

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved