Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Satpol PP Pariwisata Segera Dibentuk, Pemkot Tempatkan Pertugas Khusus di Pantai Pasirpadi

Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang dalam waktu dekat akan menempatkan sejumlah petugas di Destinasi Wisata Pantai Pasirpadi Pangkalpinang.

Penulis: Cepi Marlianto | Editor: Fery Laskari
bangkapos.com
Pantai Pasirpadi. (Bangkapos.com/Dok) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA – Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang dalam waktu dekat akan menempatkan sejumlah petugas di Destinasi Wisata Pantai Pasirpadi Pangkalpinang. Penempatan petugas ini untuk mendukung sektor pariwisata yang ada di daerah itu.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran Kota Pangkalpinang, M Yasin mengatakan, dalam waktu dekat pihaknya memang segera membentuk Satpol PP Pariwisata. Di mana mereka akan bertugas di tempat wisata, bukan hanya akan menjaga ketertiban namun juga bisa memandu wisatawan.

“Memang kita mengenal namanya Satpol PP pariwisata, itu nantinya akan segera kita bentuk,” kata dia kepada  Bangkapos.com, Selasa (23/1/2023).

Yasin mengungkapkan, ada beberapa alasan dibentuknya Satpol PP Pariwisata ini. Pertama yakni berkaca pada kasus hilangnya beberapa kain cual yang dipasang di beberapa batang pohon yang ada di Pantai Pasir Padi. Selain itu juga, mereka akan menjaga beberapa aset milik pemerintah kota dan masyarakat yang ada di sana.

Kedua, pihaknya ingin Kota Pangkalpinang memiliki marwah dengan adanya Satpol PP Pariwisata. Dimana tugas mereka nantinya menyampaikan kepada masyarakat, khususnya wisatawan.

Sekaligus, menjaga keamanan dan memberikan pelayanan kepada wisatawan baik wisatawan nusantara lokal maupun wisatawan mancanegara. Juga edukasi pada wisatawan dan pelaku usaha wisata. Sehingga, wisatawan akan semakin nyaman berada di Pantai Pasir Padi.

“Yang pasti tanpa mereka (Satpol PP Pariwisata -red) saya pesimis, terutama untuk menjaga fasilitas dan aset-aset yang ada di Pantai Pasir Padi. Padahal untuk mempercantik pantai itu butuh kolaborasi dan pemikiran yang banyak dari semua pihak,” jelas Yasin.

Di samping itu lanjut dia, nantinya Satpol PP Pariwisata akan berjaga di sejumlah lokasi. Di antaranya, sejumlah tempat wisata yang menjadi pengelolaan pemerintah kota. Rencananya, awal Februari 2023 Satpol PP Pariwisata sendiri telah terbentuk.

Pihaknya sendiri telah melakukan rapat internal, hasilnya pembentukan Satpol PP Pariwisata ini perlu dibahas lebih detail bersama perangkat daerah terkait. Mulai dari Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) hingga Bappeda dan Litbang untuk penganggaran dan segala macam.

Sebab, sejauh ini pos jaga khusus untuk Satpol PP Pariwisata di Pantai Pasir Padi sendiri belum ada. Namun ada beberapa bangunan aset milik pemerintah kota di kawasan itu yang tidak terpakai, rencananya akan digunakan untuk pos jaga mereka.

“Karena semuanya perlu dibahas lebih detail lagi, kalau bentuk saja itu bisa. Tetapi untuk penganggaran segala macam bagaimana. Jadi ini akan kami suarakan ke DPRD,” ujarnya.

Kendati demikian kata Yasin, ke depan seragam Satpol PP Pariwisata juga akan berbeda dengan Satpol PP pada umumnya. Hal itu nantinya menjadi ciri khas dan identitas Satpol PP Pariwisata. Dengan mencirikan Satpol PP yang lebih humanis kepada masyarakat.

Sebagaimana cita-cita Pemerintah Kota Pangkalpinang yang ingin menjadikan Pantai Pasirpadi layaknya Pantai Seminyak, Bali. Walaupun begitu, perihal tugas dan kewenangan Satpol PP Pariwisata segera dirumuskan dalam waktu dekat. Dengan adanya Satpol PP Pariwisata juga akan ada sanksi bagi masyarakat dan pelaku usaha yang membuang sampah sembarangan di Pantai Pasir Padi.

“Ini sangat butuh. Jadi kalau tidak mulai sekarang kapan lagi. Paling lama awal Februari 2023 Satpol PP pariwisata ini sudah terbentuk. Tapi Sekali lagi ini perlu didukung dengan anggaran juga. Percuma dibentuk saja tanpa adanya dukungan,” katanya. ( Bangkapos.com/Cepi Marlianto)

 

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved