Breaking News:

Yan Kepincut Investasi Bodong Milik Lia Gegara Saldo Miliaran Rupiah dan Statusnya Ibu Bhayangkari

Dia selalu menghubungi saya, mengirimkan screenshot bukti saldo yang kalau saya tidak salah mencapai 760 miliar...

Bangkapos.com
Ilustrasi investasi bodong 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Memamerkan saldo yang nilainya sangat fantastis hingga bisnis solar dan jual beli pasir timah menjadi modus Dinda Marliani alias Lia (33) terdakwa kasus penipuan berkedok investasi-bodong' title=' investasi bodong'> investasi bodong untuk meyakinkan korbannya.

Hal itu terungkap dari korban Yan,  saat menjadi saksi di Pengadilan Negeri Pangkalpinang ( PN Pangkalpinang ), Selasa (24/1/2023).

Yan dalam sidang sebagai saksi mengungkapkan, Lia memamerkan saldo yang nilainya sangat fantastis, yakni mencapai ratusan miliar rupiah.

Tida hanya itu, Lia juga acap kali mengirimkan bidang usaha yang konon katanya tengah ia geluti.

Mulai dari bisnis solar hingga jual beli pasir timah.

Baca juga: Bacaan Doa Sebelum dan Sesudah Belajar Menurut Ajaran Islam, Agar Jauh dari Rasa Malas

Baca juga: Seekor Buaya Antar Jenazah Balita yang Tewas Tenggelam, Ditarik hingga ke Tepi Sungai Mahakam

Baca juga: Plesir Beach Bar, Tempat Nongkrong Baru Paling Keren di Sekitar Pantai Pasir Padi Pangkalpinang

"Awalnya saya belum tertarik, cuma dia selalu menghubungi saya, mengirimkan screenshot bukti saldo yang kalau saya tidak salah mencapai 760 miliar, screenshot bisnis solar dan timahnya, ada juga yang di atas kapal tanker. Ditambah saya dan dia sama sama ibu Bhayangkari jadi saya semakin percaya," kata Yan saat menjadi saksi di Pengadilan Negeri Pangkalpinang, Selasa (24/1/2023).

Menurut Yan, sebelum sampai ke meja hijau, persoalan tersebut sempat di mediasi petinggi di Direktorat Polairud Polda Babel.

Bahkan kedua pihak sempat duduk bersama dan membuat surat perjanjian di atas materai.

Dalam isi surat tersebut Lia berjanji bakal membayar modal yang ditanamkan Yan kepada dirinya.

"Apakah sebelumnya persoalan ini sempat dimediasi oleh pimpinan di kantor tempat suami kalian bekerja," tanya ketua majelis Hakim Hirmawan Agung, Selasa (24/1/2023)

"Pernah pak, waktu itu di mediasi dan dibuatkan surat perjanjian di atas materai. Itu ada suami dia (Lia, red) suami saya dan waktu itu oleh atasan di beri waktu satu bulan tapi sampai sekarang perdamaian itu tidak terwujud akhirnya saya laporkan," kata Yan.

Sebelumnya, Yan juga intens menghubungi dan mendatangi kediaman Lia, guna menagih janjinya tersebut. Namun, yang bersangkutan selalu menghindar.

"Sebelumnya juga waktu saya melahirkan saya hubungi melalui pesan WA ( WhatsApp --), tanya kenapa gak ke rumah, entah mungkin dia malu atau apa cuma alasannya lagi sibuk dengan bisnis yang digeluti," ucap Yan.

Baca juga: Mantan Karyawan Jhon LBF Minta Ijazah dan Buku Nikah Dikembalikan, Singgung Kejadian Bulan April

Baca juga: Sam Bankman-Fried, Bekas Bos FTX Kini Jatuh Miskin, Aset Kekayaannya Rp10 Triliun Ludes Disita FBI

Baca juga: Mau Buktikan Pacar Selingkuh atau Tidak Melalui WA? Ini Cara Mudah Menyadap Kontak Whatsapp Si Dia

Lia Keberatan

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved