Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Komunitas Peradilan Semu FH UBB, Ikut Perlombaan Peradilan Semu Nasional Piala Jaksa Agung ke-VII

Sebanyak 18 orang terpilih dalam satu tim diberangkatkan dari Kepulauan Bangka Belitung menuju Provinsi DKI Jakarta untuk memperebutkan

Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: Iwan Satriawan
ist/Dok KPS UBB
Delegasi Komunitas Peradilan Semu FH UBB, Ikut Perlombaan Peradilan Semu Nasional Piala Jaksa Agung ke-VII 

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Komunitas peradilan semu (KPS) Fakultas Hukum (FH) Universitas Bangka Belitung (UBB) menjadi tim delegasi yang mengikuti ajang
perlombaan peradilan semu Nasional atau National Moot Court Competition (NMCC) pada perlombaan Nasional Kejuaraan Piala Jaksa Agung ke-VII.

Tim KPS bersaing melawan 15 tim delegasi dari berbagai Universitas lain di seluruh Indonesia.

Sebanyak 18 orang terpilih dalam satu tim diberangkatkan dari Kepulauan Bangka Belitung menuju Provinsi DKI Jakarta untuk memperebutkan piala Jaksa Agung tersebut.

Sebelumnya, komunitas Peradilan Semu merupakan salah satu organisasi mahasiswa (ORMAWA) yang ada di Fakultas Hukum Universitas Bangka Belitung yang berfokus pada pembelajaran dan kajian maupun praktek terkait hukum formil atau biasa disebut dengan hukum acara.

Yang ditujukan kepada seluruh mahasiswa hukum dan dimaksudkan agar mahasiswa hukum kelak tidak buta arah terhadap alur persidangan hukum acara maupun hal lain yang masih berkaitan dengan hukum acara.

Perlombaan National Moot Court Competition (NMCC) ini diselenggarakan oleh Fakultas Hukum Universitas Pancasila, yang pelaksanaanya telah diikuti oleh berbagai delegasi seluruh Universitas di Indonesia.

Perlombaan semu tersebut melombakan tentang bagaimana teknis alur persidangan mulai dari tahap pembacaan dakwaan sampai tahap akhir yaitu pembacaan putusan, dengan diselingi kreatifitas persidangan dari berbagai tim delegasi.

Dalam rangka mengikuti perlombaan semu tingkat nasional KPS FH UBB sendiri telah mempersiapkan para anggotanya melalui banyak latihan baik secara fisik maupun mental secara akademik, dan non akademik dari mulai persiapan berkas selama 6 bulan lebih dan praktek persidangan.

Ketua KPS FH UBB Yudha Kurniawan menyebut, kasus yang akan diangkat dalam perlombaan peradilan semu kejaksaan agung tersebut ialah mengenai kasus korupsi sesuai dengan tema perlombaan yang dibawakan yaitu Mewujudkan Generasi Emas Anti Moral Hazard dan Fraud dalam upaya Pemberantasan Tindak
Pidana Korupsi Nasional serta Global.

"Tema ini diangkat sekaligus dalam rangka hari anti korupsi sedunia untuk mencegah kasus tindak pidana korupsi bertambah. Juri yang dihadirkan pun berasal dari berbagai profesi seperti hakim, jaksa, advokat, hingga akademisi untuk menilai sidang yang dibawakan oleh setiap tim delegasi universitas di seluruh Indonesia," ujar Yudha dalam rilis kepada Bangkapos.com, Kamis (26/1/2023).

Menurutnya, dengan adanya keikutsertaan kampus UBB dalam ajang perlombaan Nasional ini diharapkan agar menjadi langkah awal dari terbentuknya semangat berlaga dan bersaing dari para mahasiswa lain dan membentuk bibit-bibit yang nantinya dapat mengharumkan nama kampus dan Kepulauan Bangka Belitung kedepan.

"Mahasiswa haruslah bisa untuk membentuk dirinya menjadi progresif dan konkrit yang artinya progresif aktif dan inisiatif dalam hal kebaikan dan konkrit artinya nyata dan bisa untuk dilaksanakan," tuturnya.

Dia juga mengatakan, perlombaan Nasional ini pun tentunya bukan menjadi akhir namun merupakan awal dan penanda dari kebangkitan KPS FH UBB setelah berhenti akibat pandemi Covid-19.

"Ini juga untuk mewujudkan mahasiswa hukum yang bermental, moral, dan intelektual seperti motto Universitas Bangka Belitung untuk gerbang peradaban keadilan," tambahnya.

(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

 

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved