Batalkah Puasa Kalau Mimpi Basah di Siang Hari? Serta Apa Penyebabnya
Mimpi basah tidak membatalkan puasa seseorang, lantaran terjadi diluar kesengajaan manusia.
Penulis: M Zulkodri CC | Editor: M Zulkodri
BANGKAPOS.COM --Batalkan puasa kita ketika mimpi basah di siang hari?
Apakah puasanya batal atau tetap sah?
Apa penyabab bisa mimpi basah?
Itu sejumlah pertanyaan yang sering muncul ketika seseorang sedang berpuasa.
Ketua Prodi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir IAIN Surakarta, Tsalis Muttaqin, Lc, M.S.I, memberikan penjelasannya.
Hal tersebut disampaikan Tsalis Muttaqin dalam video Tribunnews berjudul TANYA USTAZ: Apakah Mimpi Basah Membatalkan Puasa? yang diunggah pada 20 April 2020 lalu.
Mimpi basah tidak membatalkan puasa seseorang, lantaran terjadi diluar kesengajaan manusia.
"Tentang mimpi basah ini, ulama-ulama fikih berpendapat bahwa mimpi basah itu, mimpi itu 'kan diluar kesengajaan manusia."
"Ketika mimpi terjadi di luar kesengajaan manusia, Ketika seseorang misalnya setelah Subuh terus siang hari,"
"Ketika berpuasa ternyata dia mimpi melakukan sesuatu yang menimbulkan dia keluar spermanya atau air maninya, maka dia tidak batal puasanya," jelas Tsalis Muttaqin.
Namun setelah mengalami mimpi harus mandi besar atau mandi junub.
"Dia tidak batal puasanya, tetapi ketika dia harus mandi besar, dia harus hati-hati betul."
"Jangan sampai ketika mandi besar itu ada air yang bisa masuk ke dalam anggota tubuh,
"Nah yang itu justru membatalkan puasanya. Itu justru yang terpenting," kata dia.
Hal senada juga dijelaskan oleh seorang ulama besar Universitas Al-Azhar Kairo Mesir Syekh Ali Jum’ah.
Segerakan Mandi Junub
Dilansir dari NU Online mimpi basah pada siang hari bulan Ramadhan tidak membatalkan puasa seseorang.
Dalam penjelasannya, seseorang dapat melanjutkan puasa walaupun telah mengalami mimpi basah.
Namun dengan syarat setelah mimpi basah bisa segera mandi junub dan meneruskan puasanya hingga Magrib.
Di dalam kitabnya Al-Hawi Al-Kabir, seorang ulama mazhab Syafi’i Al-Mawardi menegaskan,
Para ulama sepakat bahwa mimpi basah pada siang hari tidak membatalkan puasa.
Selain itu mengutip sebuah hadist Nabi Muhammad, seorang ulama besar Universitas Al-Azhar Kairo Mesir Syekh Ali Jum’ah berpendapat.
Bahwa orang yang sedang tidur tidak terkena khitab (aturan) Allah, sebagaimana anak kecil dan orang gila.
Ketiga orang tersebut tidak dinilai berdosa ketika berbuat sebuah kesalahan sampai mereka terbangun (bagi orang yang sedang tidur),
Lalu menjadi dewasa (bagi anak-anak), dan sehat kembali (bagi orang gila).
“Orang berpuasa yang mengalami mimpi basah ketika tidur siang tidak berdosa,” jelasnya.
Allah, lanjut Syekh Jum’ah, menyadari bahwa manusia tidak bisa terlepas dari urusan tidur.
Sehingga Allah tidak membebani mereka dengan hukum-hukumnya ketika dalam keadaan terlelap.
Penyebab Mimpi basah
Mimpi Basah Merupakan Hal yang Normal seperti dikutip dari alodokter,com
Mimpi basah yang menyebabkan ejakulasi tidaklah berbahaya bagi tubuh.
Beberapa anggapan yang berkembang seputar mimpi basah, seperti memperlemah tubuh hingga memperpendek usia, sama sekali tidak benar.
Meski berhubungan erat dengan seksualitas pria, sebenarnya mimpi basah juga dapat dialami oleh wanita.
Hanya saja, mimpi basah pada wanita lebih jarang terjadi dan tidak selalu berujung dengan keluarnya cairan dari kelamin layaknya ejakulasi.
Mimpi basah merupakan respons normal dan alami tubuh terhadap perubahan hormonal.
Mimpi basah juga tidak memiliki risiko kesehatan maupun gangguan kesuburan di masa yang akan datang.
Mimpi basah merupakan tanda bahwa seorang pria telah memasuki pubertas dan akan menjadi pria dewasa dalam waktu beberapa tahun ke depan.
Meski demikian, mimpi basah kerap memicu rasa malu, bingung, atau perasaan tidak nyaman.
Untuk mengatasi hal tersebut, orang tua atau kerabat terdekat perlu untuk membicarakan dan memberikan informasi seputar mimpi basah kepada remaja pria.
Dengan cara ini, para remaja pria akan lebih paham bahwa apa yang dialaminya merupakan hal yang normal.
Bervariasi
Berapa kali seseorang mengalami mimpi basah sangatlah bervariasi. Namun, pria berusia produktif, yaitu kisaran usia remaja hingga usia 30-an, lebih sering mengalaminya.
Salah satu faktor yang menjadi pemicu mimpi basah adalah minimnya aktivitas seksual, terutama pada pria yang belum memiliki pasangan.
Seberapa sering seorang pria mengalami mimpi basah diduga juga berkaitan dengan masturbasi.
Secara umum, mimpi basah paling banyak dialami oleh pria yang jarang melakukan masturbasi.
Meski mimpi basah merupakan hal yang umum terjadi pada pria, nyatanya tidak semua pria mengalaminya.
Ada juga beberapa pria yang jarang atau bahkan tidak pernah mengalami mimpi basah, walaupun sudah memasuki usia produktif.
Mimpi basah umumnya muncul pada masa-masa menjelang remaja atau pubertas.
Saat itu, tubuh pria mulai memproduksi hormon testosteron yang akan memproduksi sperma.
Pada masa ini, remaja pria mengalami beberapa perubahan pada tubuhnya. Ketika usianya menginjak 12 tahun, penis remaja pria mulai berkembang dan memanjang. Testisnya juga akan mengalami perkembangan dan pertumbuhan rambut kemaluan yang semakin tebal dan menyebar di sekitar alat kelamin.
Selain itu, pada masa ini pula remaja pria umumnya akan mengalami perubahan suara dan pertumbuhan massa otot. Tinggi badannya bertambah sekitar 7–8 cm per tahun. Pada masa-masa inilah umumnya remaja pria mulai mengalami mimpi basah.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/mimpi-basah_20160901_144155.jpg)