Kamis, 28 Mei 2026

Bangka Pos Hari Ini

Halaman 11 Bangka Pos Edisi Cetak 8 Maret 2023

Mereka mempelajari tentang pemantapan nilai-nilai kebangsaan dalam perkembangan geopolitik dan perkembangan teknologi informasi yang begitu pesat.

Tayang:
Editor: fitriadi
Bangkapos.com
Bangka Pos Edisi Cetak Hari Ini 

HEADLINE

 

100 Pejabat Berangkat Lemhanas, Kepala OPD Terkesan Belajar Nilai Kebangsaan

PANGKALPINANG, BANGKA POS - Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Mikron Antariksa merasa terkesan bisa berkesempatan belajar di Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas). Tak hanya dirinya, kegiatan itu diikuti 100 pejabat di Bangka Belitung selama sepekan dari tanggal 5 sampai dengan 12 Maret 2023.

"Kesannya seperti menyeberangi lautan makna, ada sesuatu yang belum kita ketahui dan pelajari dijelaskan dengan metode dan teknik yang berbeda dari biasanya," ujar Mikron, Selasa (7/3).

Diakuinya, mereka mempelajari tentang pemantapan nilai-nilai kebangsaan dalam perkembangan geopolitik dan perkembangan teknologi informasi yang begitu pesat. "Bagaimana kita mempertahankan nilai kebangsaan dan mempertahankan kesatuan dan persatuan bangsa dari pengaruh negatif perpecahan bangsa," jelasnya.

Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Babel, Budi Utama juga menyampaikan hal serupa. "Dalam dua hari ini kegiatan belajar mengajar berkenaan dengan nilai-nilai kebangsaan dan Ketahanan nasional. Kami mendapatkan teman baru dari kabupaten kota se-Babel dan dekat dengan pejabat legislatif. Semoga empat hari ke depan lebih kekeluargaan lagi dalam kebersamaan," harapnya.

Sebelumnya diberitakan, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akan belajar untuk menambah wawasan kebangsaan di Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas). Pembekalan wawasan kepada kepala OPD ini direncanakan akan berlangsung sepekan, dimulai Senin, 6 Maret 2023.

"Ide itu tumbuh satu, saya ingin menambah bekal dan wawasan kepada pimpinan OPD, agar selain fokus menangani daerah juga punya wawasan yang cukup luas," ujar Penjabat (Pj) Gubernur Babel, Ridwan Djamaluddin, Rabu (1/3).

Ia menjelaskan, dalam pembelajaran nanti, kepala dinas akan diberikan wawasan terkait nilai-nilai kebangsaan. "Ini topiknya pemantapan nilai-nilai kebangsaan artinya bagaimana kita sebagian dari negara ini terus bahwa kita bagian dari NKRI walau masing-masing dari kita berjuang untuk memajukan daerah kita," katanya.

Ia mengakui, tak mudah untuk belajar di Lemhanas sehingga ini menjadi kesempatan yang baik untuk mendapat pembelajaran. "Memang ini agak spesifiklah ya, tidak mudah mendaftar untuk lemhanas itu, kita carikan jalan buat satu paket kegiatan, kita ikut rame-rame, jadi mencarikan jalan agar para pimpinan di Babel baik eksekutif dan legislatif kita undang agar mendapat kesempatan mengikuti lemhanas," jelasnya.

Ridwan memastikan roda pemerintahan tetap berjalan dengan baik walau kepala dinas tak ada di tempat pada masa belajar di Lemhanas. "Akan ada eselon III, saya akan jaga gawang," katanya. (s2)

Penting Bertata Negara

ANGGOTA Komisi VII DPR RI, Bambang Patijaya menilai kegiatan itu penting diikuti pejabat di Bangka Belitung. "Kegiatan ini penting sebagai pejabat daerah atau negara, yang diperlukan saat ini adalah bagaimana komitmen kebangsaan dan bernegara," ujar pria yang kerap disapa BPJ itu.

Dirinya yang juga pernah ikut belajar di Lemhanas, berharap dengan belajar di Lemhanas, para pejabat di Bangka Belitung dapat menjadi modal untuk bertata negara dengan baik. "Sehingga dengan memberikan komitmen tersebut diharapkan memberikan wawasan kebangsaan di dalam kita bertata negara, nah ini sangat penting bagi pejabat pemprov Babel," katanya.

Ia mengungkapkan, dengan mengikuti kegiatan ini mereka akan diberikan wawasan dan ditanamkan nilai-nilai pancasila, serta ideologi sosial politik. "Dengan demikian bisa mencetak dan mempersiapkan pejabat pemprov di Babel menjadi pejabat yang berkualitas dan memiliki daya saing nasional," jelasnya. (s2)

 

Besok, Operasi Pasar Murah di Simpang Lima Toboali

TOBOALI, BANGKA POS - Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan siap melaksanakan operasi pasar murah di Simpang Lima Toboali, Kamis (9/3). Kegiatan tersebut dilaksanakan Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Dkukmindag) yang bekerja sama dengan pihak distributor bahan pokok dari Kota Pangkalpinang.

Kabid Perdagangan Dkukmindag Basel, Era Fitriawati mengakui, kegiatan ini digelar dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1444 H. "Kurang lebih dua pekan lagi kita kan mau memasuki bulan suci Ramadan, jadi kami dari pemerintah menggelar operasi pasar murah bagi masyarakat Kabupaten Basel dan sekitarnya," kata Era, Selasa (7/3).

Diakuinya, operasi pasar seperti ini termasuk kegiatan rutin yang digelar pihaknya. "Dalam satu tahun ada beberapa kali kita laksanakan dengan bekerja sama pihak distributor bahan pokok dari Kota Pangkalpinang," tambahnya.

Ia menjelaskan, dalam operasi pasar ini, pihak distributor menyediakan bebarapa jenis bahan pokok sesuai dengan harga distributor bagi masyarakat Basel. Terutama bahan pokok beras, gula pasir, minyak goreng, tepung terigu hingga bumbu-bumbu dapur yang didatangkan langsung dari distributor.

"Iya ada perbandingan harga pasti biasa di pasaran lebih mahal, misalkan beras medium kemasan 5 kilogram dijual Rp45 ribu, beras premium kemasan 5 kilogram Rp62.500, gula pasir 1 kilogram Rp13.500, minyak goreng Fortune 1 liter Rp16 ribu, tepung terigu Rp12.500," ungkap Era.

Dirinya mengatakan, operasi pasar murah ini terbuka untuk umum. Masyarakat bisa datang langsung ke Simpang Lima Toboali membeli bahan-bahan pokok rumah tangga sesuai dengan kebutuhan sehari-hari.

"Masyarakat tidak perlu pakai kupon belanjanya, nanti kami berkoordinasi dengan pihak kecamatan diteruskan ke kelurahan untuk memberikan informasi kepada masyarakat bahwa ada operasi pasar," ujarnya.

Era memastikan, pihaknya akan semaksimal mungkin, melayani masyarakat ketika digelar operasi pasar murah di Simpang Lima Toboali agar masyarakat dapat merasakan dampak dari operasi pasar. "Semoga operasi pasar nanti berjalan lancar, masyarakat bisa membeli bahan-bahan pokok sesuai kebutuhan dan semuanya bisa mendapatkan bahan yang dibutuhkan," jelasnya. (v1)

Sumber: bangkapos
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved