Tribunners

Transformasi Lahan Eks Tambang Menjadi Sekolah

Konservasi lahan bekas tambang memiliki peran yang sangat penting dalam membangun masa depan anak bangsa.

Editor: suhendri
ISTIMEWA
Shandra Ardiansyah, S.Pd. - Guru Produktif OTKP SMKN 1 Pangkalanbaru 

Oleh: Shandra Ardiansyah, S.Pd. - Guru Produktif OTKP SMKN 1 Pangkalanbaru

JIKA kita berkunjung ke SMKN 1 Pangkalanbaru, Kabupaten Bangka Tengah, yang didirikan pada tahun 2007 lalu, maka akan melihat sekolah seperti biasa umumnya. Hal ini yang tergambar dengan adanya bangunan sekolah, gerbang sekolah, sekolah, taman, bahkan warna cat di dinding sekolahnya dan fasilitas lainnya.

Jika kita menilik lebih dalam lagi sejarah berdirinya SMKN 1 Pangkalanbaru, bahwa sekolah ini merupakan salah satu contoh sekolah yang berdiri di atas lahan bekas tambang masyarakat atau tambang inkonvensional. Bahkan sekarang masih terdapat bekas-bekas kolong penggalian tambang tersebut di sekitar bangunan sekolah.

Lahan merupakan sumber daya alam yang sangat penting bagi keberlangsungan hidup manusia. Lahan memainkan peran krusial dalam memenuhi kebutuhan manusia akan makanan, sandang, dan papan, serta memberikan habitat bagi banyak spesies hidup. Namun, pemanfaatan lahan yang tidak bijak dan tidak berwawasan lingkungan sering kali mengakibatkan kerusakan lingkungan dan kerugian ekonomi jangka panjang. Konservasi lahan sangat penting untuk dilakukan demi menjaga keberlangsungan lingkungan dan mengatasi masalah lingkungan yang terjadi.

Konservasi lahan dapat dilakukan dengan berbagai cara, seperti pengelolaan lahan secara berkelanjutan, pemeliharaan sumber daya alam, dan revitalisasi lahan bekas tambang. Pengelolaan lahan secara berkelanjutan sangat penting untuk memastikan bahwa lahan tidak hanya memberikan manfaat bagi generasi saat ini, namun juga generasi yang akan datang. Hal ini dapat dilakukan dengan memastikan bahwa lahan tidak dikelola dengan cara yang merusak lingkungan dan memastikan bahwa sumber daya alam yang ada dapat terus dimanfaatkan dalam jangka waktu yang lama.

Konservasi lahan bekas tambang memiliki peran yang sangat penting dalam membangun masa depan anak bangsa. Transformasi lahan bekas tambang menjadi sekolah adalah salah satu upaya yang bisa dilakukan untuk memanfaatkan lahan tersebut dengan baik dan bermanfaat bagi masyarakat. Lahan bekas tambang sering kali dianggap sebagai lahan sampah dan merugikan lingkungan. Namun, dengan konservasi yang tepat, lahan bekas tambang bisa dikembangkan menjadi sekolah yang memenuhi standar dan memberikan pendidikan berkualitas bagi anak-anak.

Sekolah adalah tempat belajar bagi anak-anak dan merupakan salah satu faktor penting dalam membangun masa depan mereka. Oleh karena itu, pembangunan sekolah harus dilakukan dengan baik dan memperhatikan faktor lingkungan. Transformasi lahan bekas tambang menjadi sekolah adalah salah satu cara untuk memenuhi kebutuhan akan sekolah dan pada saat yang sama melestarikan lingkungan.

Konservasi lahan bekas tambang juga memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar. Sekolah yang dibangun di lahan bekas tambang akan memberikan pendidikan berkualitas bagi anak-anak dan membuka peluang bagi mereka untuk memiliki masa depan yang lebih baik. Selain itu, pembangunan sekolah juga akan meningkatkan nilai ekonomi lahan bekas tambang dan membuka peluang untuk pengembangan wilayah sekitar.

Namun, pembangunan sekolah di lahan bekas tambang juga memiliki tantangan tersendiri. Pertama, lahan bekas tambang sering kali memiliki kondisi yang tidak memenuhi standar lingkungan sehingga membutuhkan upaya konservasi yang besar. Kedua, pembangunan sekolah juga memerlukan dukungan dari pemerintah dan masyarakat agar dapat berjalan dengan baik.

Dalam upaya membangun masa depan anak bangsa, transformasi lahan bekas tambang menjadi sekolah harus dilakukan dengan kerja sama dan dukungan dari berbagai pihak. Pemerintah harus memfasilitasi pembangunan sekolah dan memastikan bahwa sekolah yang dibangun memenuhi standar lingkungan dan pendidikan. Masyarakat juga harus memahami pentingnya konservasi lahan bekas tambang dan memberikan dukungan untuk pembangunan sekolah di lahan tersebut.

Dalam membangun masa depan anak bangsa, transformasi lahan bekas tambang menjadi sekolah memiliki banyak manfaat. Berikut adalah beberapa manfaat dari transformasi lahan bekas tambang menjadi sekolah:

* Menjaga lingkungan
Melalui transformasi lahan bekas tambang menjadi sekolah, dapat membantu menjaga lingkungan sekitar. Sekolah yang dibangun di lahan bekas tambang akan memiliki area hijau dan fasilitas yang memadai untuk memastikan kualitas udara dan air tetap baik.

* Pembangunan masyarakat
Transformasi lahan bekas tambang menjadi sekolah akan membantu membangun masyarakat sekitar. Sekolah akan menjadi fasilitas publik yang dapat digunakan oleh masyarakat setempat dan membantu meningkatkan kualitas hidup mereka.

* Pendidikan berkualitas
Transformasi lahan bekas tambang menjadi sekolah akan membantu memastikan anak-anak dapat menikmati pendidikan berkualitas. Fasilitas dan peralatan yang memadai akan membantu anak-anak memperoleh pendidikan yang baik dan meningkatkan kualitas hidup mereka di masa depan.

* Ekonomi
Transformasi lahan bekas tambang menjadi sekolah juga akan membantu meningkatkan ekonomi. Pembangunan sekolah akan menghasilkan pekerjaan dan peningkatan investasi, yang pada gilirannya akan membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat.

Dengan memahami manfaat transformasi lahan bekas tambang menjadi sekolah, maka pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta harus bekerja sama untuk memastikan lahan tersebut benar-benar dapat digunakan untuk kepentingan bersama. Konservasi lahan bekas tambang merupakan salah satu cara untuk memastikan masa depan anak bangsa menjadi lebih baik. (*)

Sumber: bangkapos
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved