Kata Pengelola GBK Soal Konser Coldplay 2023 di Indonesia, Sudah Dibooking Tapi . . .
Band asal Inggris, Coldplay diisukan bakal konser di Indonesia pada November 2023 mendatang. Pengelola Stadion GBK buka suara.
BANGKAPOS.COM - Band asal Inggris, Coldplay diisukan bakal konser di Indonesia pada November 2023 mendatang
Coldplay disebut-sebut akan konser di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK).
Pengelola Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) angkat bicara berkait isu tersebut.
Pengelola GBK mengakui Stadion Utama GBK memang sudah di-booking selama 12 hari untuk konser musik internasional.
Tapi belum ada informasi siapa yang akan tampil,
Menurut mereka, belum ada informasi yang mereka terima perihal Coldplay akan menggunakan SUGBK sebagai venue manggung.
"Sehubungan dengan adanya pertanyaan terkait rencana konser Coldplay di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) hingga saat ini kami belum menerima informasi terkait hal tersebut," kata Humas Pusat Pengelolaan Kompleks Gelora Bung Karno (PPKGBK), Dea Amelia dalam siaran pers seperti dikutip Kompas.com, Senin (10/4/2023).
Pengelola membenarkan bahwa SUGBK telah dipesan selama 12 hari untuk November mendatang.
"Adapun berdasarkan informasi yang tertera dalam website pemesanan online kami, SUGBK telah dibooking untuk kegiatan konser musik internasional pada tanggal 5-17 November 2023," tutur Dea Amelia.
Meskipun demikian, sejauh ini tidak ada penyebutan nama artis internasional yang akan menggelar konser di stadion tersebut.
Sejak pekan lalu rumor dan dugaan Coldplay akan singgah perdana ke Jakarta berhembus kencang di media sosial. Isu ini menciat dari twit pengamat musik Adib Hidayat yang mengatakan akan ada satu band besar yang akan tampil di Indonesia, tanpa menyebutkan namanya.
Di satu sisi, Coldplay memang tengah gencar menjalani konser Coldplay Music of the Sphere World Tour di benua Amerika dan Eropa.
Mereka disebut akan melanjutkan tur ke benua Asia. Warganet pun berinisiatif mengecek ketersediaan slot di SUGBK, mengingat Coldplay membutuhkan venue besar untuk menggelar konser.
Didapati kemudian bahwa ada yang memesan SUGBK selama 12 hari tersebut dan membuat rumor ini semakin kencang.
Dikutip dari laman resmi Coldplay pada Senin (10/4/2023) pukul 17.30 WIB, tercatat jadwal tur band tersebut hingga 1 Oktober 2023.
Pada tanggal tersebut Coldplay menggelar konser di Rose Bowl, Los Angeles, AS.
Awal Mula Desas-desus Coldplay Konser di Jakarta
Sebelumnya, desas-desus soal konser Coldplay 2023 di Jakarta ini mencuat setelah daftar booking Stadion Gelora Bung Karno (GBK) yang telah diteken untuk 12 hari, yakni pada 5-17 November 2023 beredar.
Sejumlah warganet juga ramai-ramai mencari bukti kebenaran kabar itu meski belum bisa dipastikan.
Misalnya, kabar menguat setelah akun Twitter @tiketXid mengunggah gambar cover album musik terbaru Coldplay, Music Of The Spheres.
TiketX sendiri merupakan platform penjualan tiket yang beroperasi di Indonesia.
Warganet berspekulasi, platform tersebut dipilih menjadi tender penjualan tiket konser Coldplay di Indonesia akhir tahun mendatang.
Berita kedatangan Coldplay juga dibeberkan oleh akun Twitter centang biru @SupirPete2.
Media tersebut mengunggah sebuah percakapan berisikan informasi mengenai kedatangan Coldplay di Indonesia.
"Barusan Coldplay confirmed di Jkt, November 2023. Kemungkinan 2 hari," tulis informasi dalam room chat itu.
Sementara Coldplay sendiri belum memberikan keterangan apapun melalui media sosial mereka.
Dalam unggahan terakhir mereka di Instagram, berisikan informasi mengenai World Tour UK / Europe 2023.
Dalam daftar tersebut, tour dimulai sejak bulan Mei hingga Juli, yang berakhir di Amsterdam.
Apabila Coldplay datang ke Indonesia, berapa kira-kira harga tiket yang akan dipatok?
Pada tahun 2017, Coldplay pernah bertandang ke Asia Tenggara, namun tidak ke Indonesia, melainkan Singapura.
Saat itu, Coldplay tengah menjalani tour bertajuk A Head Full Of Dreams Tour.
Adapun harga tiket yang dijual berkisar mulai Rp700 ribuan hingga Rp2,8 juta.
Dengan pembagian sebagai berikut, tiket duduk (seated) dijual dengan harga S$78 (sekitar Rp741 ribu), S$128 (Rp1,2 jutaan), S$168 (Rp1,5 jutaan), dan S$268 (Rp2,5 jutaan).
Kemudian kategori tiket berdiri (standing) dibuka dengan harga S$128 (Rp1,2 jutaan), S$228 (Rp2,1 jutaan).
Ada juga kategori VIP yang dibanderol dengan harga S$298 (Rp2,8 jutaan) dengan fasilitas tiket prioritas dan merchandise resmi.
Jika melihat bagaimana Coldplay mematok harga untuk pasar di Asia Tenggara pada sekitar lima tahun lalu, kemungkinan besar range harga untuk tahun ini pun tak akan jauh berbeda, dengan mengalami sedikit kenaikan.
Sebagaimana nilai tukar uang yang potensinya akan terus bertambah seiring waktu bergulir.
Sebelumnya, GBK juga digunakan untuk konser besar artis internasional, yakni BLACKPINK.
BLACKPINK melakukan konser di Jakarta dalam rangka Born Pink World Tour 2023.
Mereka beraksi di GBK Senayan selama 2 hari, yakni 11-12 Maret 2023.
Adapun harga tiketnya yakni berkisar antara Rp1.350.000 hingga Rp3,8 juta.
Tiket kategori VIP bisa dibeli dengan harga Rp3,8 juta, kemudian Platinum Rp3,4 juta.
Sementara tiket Cat 1 Rp2,9 juta, Cat 2 Rp2,6 juta, Cat 3 Rp2,1 juta dan Cat 4 Rp1.350.000.
Nah, apabila mengacu pada harga tiket konser BLACKPINK, bukan tidak mungkin Coldplay yang notabene lebih senior di industri musik dunia pun harga tiket konsernya bisa lebih mahal.
TribunLombok.com memperkirakan, harga tiket konser Coldplay di Indonesia pada November mendatang, berada di range Rp1,5 juta hingga Rp4,5 juta.
Namun harga tersebut bisa berubah secara fluktuatif melihat kondisi ekonomi nasional maupun global yang dapat mempengaruhi harga tiket konser di masa itu.
Video Lama
Setelah isu COLDPLAY akan ke Indonesia, sebuah video Chris Martin yang memberikan ucpaan mengenai Indonesia kembali disorot penggemar.
Dalam video yang berdurasi pendek dan diunggah pada Agustus 2022 lalu, Chris Martin tampak menyapa penggemar yang ada di Indonesia.
"Hi, this is Chris and he's Reza from Indonesia. I just want to say, if you into the band, Indonesia we're so grateful. I'll sent you all my love. i hope you're okay. I'll see you there, love you," ucap Chris Martin.
Untuk diketahui, COLDPLAY merupakan band alternative rock asal London.
COLDPLAY diberntuk pada 1998 dengan empat anggota yakni, Chris Martin, Guy Berryman, Jonny Buckland, dan Will Champion.
Nama COLDPLAY kian dikenal pada tahun 2000-an dengan single "Yellow" yang terjual besar di pasaran.
COLDPLAY juga berhasil membawa pulang piala Grammy Awards pada 2012 sebagai Best Alternative Music Album.
Sejarah Coldplay
Dilansir dari wikipedia, Coldplay adalah grup musik rock yang dibentuk di London, Britania Raya tahun 1996.
Grup musik ini terdiri dari Chris Martin sebagai vokalis utama, Jonny Buckland sebagai gitaris utama, Guy Berryman sebagai bassis, dan Will Champion sebagai drummer.
Formasi di atas, bertahan sampai sekarang.
Coldplay menjadi terkenal setelah dirilisnya singel "Dont panic" pada tahun 2000 dan dilanjuti oleh album debut mereka yang dirilis pada tahun yang sama, Parachutes, yang masuk ke nominasi Mercury Prize.
Album ke-2 mereka, A Rush of Blood to the Head (2002), memenangi beberapa penghargaan, termasuk Album of the Year dari NME.
Sementara, singel Clocks dari album ini memenangi penghargaan Record of the Year di Grammy Award ke-46. Album selanjutnya, X&Y menjadi album terlaris di dunia pada tahun 2005.
Album ke-4 mereka, Viva la Vida or Death and All His Friends (2008), diproduksi oleh Brian Eno dan mendapat tanggapn positif, memenangi beberapa nominasi Grammy Award dan menang pada Grammy Award ke-51.
Pada tahun 2011, mereka merilis album ke-5 mereka, Mylo Xyloto, yang mendapat tanggapan positif yang beragam, memuncaki tangga album di 34 negara, dan merupakan album rock terlaris di Britania Raya tahun 2011.
Pada Maret 2014, mereka mengumumkan album ke-6 mereka yang berjudul Ghost Stories dirilis pada 19 Mei 2014. Kemudian pada tahun selanjutnya, Coldplay kembali merilis album "A Head Full of Dreams" pada 4 Desember 2015. 4 tahun kemudian, tepatnya pada 22 November 2019, Coldplay merilis album berjudul "Everyday Life".
2 tahun berselang setelah melakukan rekaman saat lockdown dikarenakan Pandemi Covid-19, Coldplay kembali merilis album baru mereka yaitu "Music Of The Spheres".
List Album Coldplay
Parachutes (2000)
A Rush of Blood to the Head (2002)
X&Y (2005)
Viva la Vida or Death and All His Friends (2008)
Mylo Xyloto (2011)
Ghost Stories (2014)
A Head Full of Dreams (2015)
Everyday Life (2019)
Music Of The Spheres (2021)
(SURYA.co.id/Akira Tandika/ Tribun Lombok/Kompas.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20230408-Heboh-Konser-Coldplay-2023-di-Jakarta-Bocor.jpg)