Selasa, 14 April 2026

Berita Bangka Tengah

Antisipasi Mudik Lebaran Basarnas Bangka Belitung Gelar Apel Siaga SAR

Kantor Pencarian dan Pertolongan Pangkalpinang menggelar apel pembukaan siaga khusus lebaran 2023, dengan memfokuskan sejumlah pelabuhan penyebrangan.

Penulis: Rizki Irianda Pahlevy | Editor: nurhayati
Dok/Basarnas Bangka Belitung
Kantor Pencarian dan Pertolongan Pangkalpinang menggelar apel Siaga Sar, Kamis (13/4/2023). 

BANGKAPOS.COM,BANGKA -- Kantor Pencarian dan Pertolongan Pangkalpinang menggelar apel pembukaan siaga khusus lebaran 2023, dengan memfokuskan sejumlah pelabuhan penyebrangan, Kamis (13/4/2023). 

Diketahui lonjakan arus mudik akan terjadi di sejumlah pelabuhan, seperti diantara Pelabuhan Tanjung Kalian yang menjadi pintu masuk antara Provinsi Bangka Belitung dengan wilayah Sumatera. 

Baca juga: Edi Purwanto Kecewa JPU Tuntut AC Hanya 10 Tahun, Meminta Penegakan Keadilan Guna Hati Nurani

Baca juga: Timsel Umumkan Pendaftaran Calon Anggota Bawaslu Bangka Belitung, Simak Persyaratannya

Nantinya Siaga SAR yang juga dilaksanakan oleh Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) di seluruh Indonesia ini akan mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan selama perjalanan khususnya bagi para pemudik. 

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Pangkalpinang, I Made Oka Astawa mengatakan dalam siaga SAR kali ini akan lebih fokus untuk mengoptimalkan pelayanan keselamatan kepada masyarakat. 

"Mewaspadai titik-titik simpul kemacetan lalu-lintas, sebagai upaya deteksi dini jika terjadi kedaruratan luar biasa menimpa pemudik yang rentan  keselamatannya terjebak dalam kemacetan ekstrim, seperti ibu hamil, orang lanjut usia, anak-anak, dan pemudik yang sakit," ungkap I Made Oka Astawa

Selain itu pihaknya juga akan menempatkan kapal atau alut air, di sejumlah lokasi startegis di pelabuhan-pelabuhan penyeberangan. 

"Kita bekerja sama dengan otoritas pelabuhan, aktif mensosialisasikan dan memonitor keselamatan penumpang kapal. Ingatkan apabila terjadi overload muatan, dan cek ketersediaan dan kecukupan pelampung di kapal," jelasnya. 

Baca juga: Tak Ada Tambahan Tersangka Baru Kasus Penganiayaan Juru Parkir, Motif Rentetan Kasus di Ramayana

Lebih lanjut pihaknya akan melaksanakan evakuasi udara jika perlu dan melaksanakan patroli dan pemantauan, di lokasi-lokasi pariwisata, terutama wisata bahari. 

"Selain itu juga akan ada tim yang ditempatkan di bandar udara, terminal bus, serta pemantauan daerah wisata berpotensi bahaya untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan," kata I Made Oka Astawa

(Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved